Kapal riset EcoXplore milik Econusa yang berlabuh di laut Papua Barat. (Foto:Ist/TN)

 6,068 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Yayasan Ekosistem Nusantara Berkelanjutan (EcoNusa) sebagai NGO yang fokus pada isu lingkungan di Indonesia Timur, khususnya wilayah Papua dan Maluku meluncurkan kapal riset.

Kapal riset yang diberi nama EcoXplore yang kini berlabuh di wilayah Papua Barat itu resmi diluncurkan setelah dilakukan ritual atau upacara tolak bala oleh masyarakat adat suku Moi, di atas kapal EcoXplore yang berlabuh di laut Malaumkarta, Kabupaten Sorong, Sabtu (20/8/2022).

ritual atau upacara adat suku Moi di atas kapal EcoXplorer. (Foto: Mega/TN)

Pada upacara adat ini, beberapa tetua-tetua adat Moi nampak membacakan mantra sambil mengililingi kapal. Mereka juga membawa pinang, buah sirih, dan nasi kuning yang dibungkus dengan daun dan dililit. Selanjutnya, pinang, sirih, dan nasi kuning itu dilempar ke laut guna menolak bala.

“Setiap ada pertemuan atau mereka yang baru datang sebagai tamu, perjumpaannya seperti tadi yaitu upacara adat sirih pinang, dengan memanggil arwah terdahulu (moyang) agar mereka merestui apa yang kita lakukan, sehingga tidak terjadi hal-hal buruk di kemudian hari terutama saat kapal dalam posisi beroperasi nanti,”jelas tokoh adat Moi, Benyamin Kalami.

Benyamin menjelaskan, dalam bahasa Moi, upacara adat itu disebut Benvie Kama Book. Benvie yang artinya upacara, Kama artinya perahu/kapal, Book yang artinya pinisi/pesiar. Pada ucapara itu, nama-nama para arwah disebutkan dalam ritual tersebut, di mana terdapat 14 marga Moi di dalamnya.

Nasi kuning, sirih dan pinang dalam ritual adat Moi yang akan dilarungkan ke laut. (Foto:Mega/TN)

“Upacara seperti ini baru kali pertama di lakukan di kampung Malaumkarta. Karena generasi Malaumkarta juga terlibat aktif di kegiatan Econusa otomatis kami orang tua juga harus terlibat,dan kita harus melakukan budaya ini agar jadi jaminan untuk generasi ke depan. Jadi ketika kita sudah tiada mereka yang akan melanjutkan budaya itu,”ucap Benyamin.

Sementara itu, Kepala Kantor Econusa Wilayah Sorong Raya, Fransiskus Xaverius Adi Saputra menjelaskan bahwa, kapal kayu model pinisi khas Sulsel ini bergerak di wilayah Indonesia Timur seperti di Maluku, Maluku utara, Papua dan Papua Barat.

Selain untuk kepentingan riset, kapal dengan kapasitas GT 136 ini juga akan digunakan untuk mengangkut komoditi lokal dan wisata.

Masyarakat adat suku Moi diatas kapal EcoXplorer.(Foto:Mega/TN)

“Kapal ini juga sebagai kapal pendidikan, kami punya jejaring anak muda bernama EcoDefender, jejaring anak muda ini yang mendesain kegiatan-kegiatan edukasi tentang lingkungan, adat budaya dan akan dilakukan di atas kapal. Sehingga anak-anak muda bisa belajar di sana,”ujar Adi.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Firman selaku guide kapal menjelaskan kapal EcoXplore terdiri dari 9 kabin, yang mana 6 kabin terdiri untuk kamar tamu, 3 kabin untuk kamar crew dan ruang navigasi.

“Navigasinya sudah berstandar internasional, dan ada Life Raft yang muat 35 orang. Kapal ini dilengkapi juga dengan 4 mesin, yang mana 1 mesin induk dan 3 mesin listrik. Untuk produksi air di kapal itu menggunakan watermarker,byang dapat merubah air laut menjadi air tawar. Jadi untuk kebutuhan air tawar di kapal kita tidak pernah isi air lagi, jadi bisa diproduksi ketika kita di tengah laut,”pungkasnya.

Berita lain untuk anda

Pjs. Gubernur Sulut Janjikan Bonus Bagi Para Juara di MTQ

 2,645 kali dilihat 2,645 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, PADANG – Guna memberi motivasi para peserta dalam meraih…

Progres Pembangunan Masjid Terapung Bira di Bulukumba Sudah 90 Persen

 3,183 kali dilihat 3,183 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pembangunan Masjid Terapung Bira di Kabupaten Bulukumba…

Suksesi Presisi Polri, Humas Polda PB Gelar Tatap Muka Dengan Jurnalis Sorong

 2,641 kali dilihat 2,641 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Untuk mensukseskan program prioritas Kapolri yang mengusung…

Delegasi Terbesar Mahasiswa Program IISMA 2022 Dilepas Dirjen Diktiristek Menuju Inggris

 4,538 kali dilihat 4,538 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan…

Cegah Corona, NasDem PB Gandeng PMI Sorong Semprot Fasilitas Umum

 6,791 kali dilihat 6,791 kali dilihat Sorong,TN- Dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (COVID-19), Partai NasDem…

Cegah Penyebaran COVID-19, Ethy Sagrim Sumbang Belasan Profil Tank

 6,230 kali dilihat 6,230 kali dilihat Sorong,TN- Guna mencegah penyebaran corona virus disease (COVID-19) lebih luas…

Sampah ‘Mengular’ Resahkan Warga dan Pengguna Jalan

 2,812 kali dilihat 2,812 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Sampah sepanjang 200 meter menumpuk dan memenuhi ruas…

Gubernur Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Ince Langke

 2,469 kali dilihat 2,469 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah menyampaikan…

Suspek COVID-19 Diwilayah Zona Kuning Wajib Karantina Terpusat

 2,509 kali dilihat 2,509 kali dilihat Manokwari,TN-  Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Papua Barat, Mohammad…

Pemkab Tambrauw Diantara Capaian MCP dan Tata Kelola Aset, KPK : Butuh Transparansi Keadaan Sebenarnya

 2,452 kali dilihat 2,452 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TAMBRAUW- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki dua fungsi utama…