Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah yang sementara mendengarkan masukan, soal perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Foto-Ist/TN

Makassar, TN – Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk 14 hari kedepan telah diajukan Pemerintah Kota Makassar.

Menyikapi hal ini, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku, telah melakukan evaluasi selama PSBB berlangsung, dan kedepannya seluruh petugas keamanan, dan kesehatan diwajibkan berlaku lebih santun kepada seluruh masyarakat.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Jadi, dari hasil evaluasi PSBB, tingkat kepatuhan masyarakat masih sangat rendah, sehingga dilakukan perpanjangan 14 hari kedepan. Semua petugas yang ada di lapangan harus lebih santun, termasuk Satpol PP. Turun bukan untuk marah-marah, tetapi turun untuk melayani,” jelas Nurdin Abdullah di Makassar, Kamis (7/5).

Ia menekankan, agar segala kekurangan pada pelaksanaan PSBB bisa diperbaiki, termasuk apabila ada yang melanggar aturan diberikan hukuman atau pemahaman.

“Semua kekurangan pada pelaksanaan PSBB sebelumnya, agar diperbaiki termasuk kalau ada tidak patuh dibuat menjadi patuh. Dengan tidak boleh memberikan hukuman, dan tidak dengan kata-kata yang menyakitkan,” tekan Nurdin.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurut Nurdin, setiap orang yang melanggar hukum membutuhkan sentuhan, agar mereka paham dan PSBB berjalan serta ekonomi masyarakat bisa bergerak.

“Saya meminta kepada Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengundang semua pemilik toko di Makassar, terutama yang memiliki karyawan dalam jumlah besar, karena mau lebaran toko ditutup semua, orang mau belanja dimana? Makanya semua toko, terutama yang punya tenaga kerja banyak ini, harus kita tetap buka, tapi dengan catatan protokol kesehatan harus tetap dijaga,” jelasnya.

Nurdin Abdullah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Makassar, karena selama PSBB berlangsung ada petugas yang berprilaku tidak nyaman bagi masyarakat.

“Seluruh warga Kota Makassar tidak perlu terlalu panik dengan perpanjangan PSBB ini. Insyaallah, penerapan PSBB kedepan akan lebih baik, dan lebih santun. Dan apabila sebelumnnya, ada aparat bertindak tidak sepantasnya kita minta maaf,” imbuhnya.

Nurdin menambahkan, pemerintah akan menyelamatkan usaha-usaha yang sudah hampir bangkrut, dan sudah hampir tutup.

“Kedepannya tidak ada lagi yang siram-siram barangnya orang, karena itu sudah dilarang, kalau ada yang salah kita bicarakan secara persuasif. Toko atau usaha-usaha akan tetap disupport dengan tetap mengikuti aturan, seperti harus memastikan semua memakai masker, jaga jarak, didepan ada wastafel, ada hand sanitizer, ada thermal scanner, itu aja. Kita pastikan orang yang masuk di toko tidak ada yang positif, nggak ada yang bermasalah,” tandas Gubernur.

Berita lain untuk anda

Baru saja Ditangkap, Terduga Pelaku Pembunuhan Di Doom Meninggal Dunia, Diduga Dianiaya

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – GR (21) terduga pelaku pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga…

Warga Pulau Doom Geger, IRT Ditemukan Tewas Di Rumahnya

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Warga pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, kota Sorong…

2 Pemotor Terlibat Kecelakaan Maut Di KM. 12 Masuk, Satu Orang Tewas Seketika

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Seorang pengendara sepeda motor berinisial FT (60), tewas…