Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw,M.T meninjau lokasi isolasi suspek C-19 di Kampung Masina, Distrik Bintuni, Teluk Bintuni, Selasa (5/5). (Foto : Ist)

Bintuni,TN- Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw,M.T memastikan pembagunan tempat isolasi bagi orang yang suspek corona virus disease 2019 (COVID-19) di Kampung Masina, Distrik Bintuni sudah rampung 90 persen.

Karena itu, diharapkan sudah dapat difungsikan dalam pekan depan sudah menempatkan suspek orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Minggu depan kita harapkan sudah bisa, karena saat ini tinggal peralatan masak dan kasur. sehingga kalau peralatan tersebut sudah disiapkan, maka minggu depan sudah bisa digunakan sebagai tempat isolasi.” Kata Bupati saat mengujungi lokasi ini di Kampung Masina, Selasa (5/5).

Bupati menghimbau kepada masyarakat supaya tidak perlu takut yang berlebihan,boleh saja waspada boleh karena dari semua pasien yang ditangani orang nomor satu di Teluk Bintuni itu meyakini bahwa 80 persen sembuh.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lanjut Kasihiw mengataakan, makanan dan obat-obatan bagi pasien 107 OTG, 5 ODP dan 2 PDP menjadi tanggung jawab pemerintah daerah tapi mereka yang masak sendiri karena menjalani karantina khusus selama 14 hari, setelah diperiksa swab dan diyatakan sembuh baru dipulangkan, sedangkan yang positif Covid-19 ditegaskan Bupati, harus dirawat di RSUD Teluk Bintuni.

“Untuk masyarakat Masina, mereka akan tinggal sementara di Tahiti. Namun,selama perawatan ODP dan OTG, masyarakat untuk sementara tidak ke Masina dulu, selaku Bupati,saya ucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Masina apa yang dilakukan pemerintah saat ini, pasti akan berdampak positif bagi kampung Masina.” tutur Bupati.

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berjanjio kedepan akan benahi Masina untuk dijadikan kampung wisata, akan dibangun beberapa sarana, ditegaskan Bupati bahwa dirinya sudah perintahkan Kepala Dinas Perhubungan agar membangun Jeti dan tambatan perahu di tempat itu. “Tempat ini sangat bagus, kalau orang yang cinta alam, pasti memilih Masina sebagai tempat tinggalnya,” tambahnya. Selain itu, lanjut Bupati, alat PCR tidak lama lagi sudah tiba di Bintuni sehingga tidak perlu lagi sampel dikirim ke Jakarta atau Makassar, dengan begitu bisa satgas COVID-19  langsung periksa masyarakat setempat untuk cepat mendapatkan hasilnya.

Berita lain untuk anda

Baru saja Ditangkap, Terduga Pelaku Pembunuhan Di Doom Meninggal Dunia, Diduga Dianiaya

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – GR (21) terduga pelaku pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga…

Warga Pulau Doom Geger, IRT Ditemukan Tewas Di Rumahnya

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Warga pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, kota Sorong…

2 Pemotor Terlibat Kecelakaan Maut Di KM. 12 Masuk, Satu Orang Tewas Seketika

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Seorang pengendara sepeda motor berinisial FT (60), tewas…