Sesditjen PDSPKP Benny A. Subki serakan bingkisan hasil olahan ikan kepada perwakilan penerima. Foto-Getty

 1,403 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Safari Gemarikan (Gerakan memasyarakatkan makan ikan) adalah program Kementrian Kelautan dan Perikanan RI sebagai gerakan nasional yang dilaksanakan dari tingkat pusat hingga daerah dengan tujuan untuk meningkatkan kulaitas hidup manusia Indonesia.

Gerakan Makan Ikan adalah gerakan perluasan kerjasama Komisi IV DPR RI dan KKP yang diperjuangkan Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah untuk daerah Papua. Tujuannya untuk menekan angka stunting nasional, meningkatkan angka konsumsi ikan, dan untuk menumbuhkembangkan UMKM pengolahan hasil ikan.

“Program ini juga untuk mencerdaskan anak bangsa, menekan angka stunting di tengah Pandemi Covid-19. Dengan menjaga imun yang baik maka masyarakat pasti sehat,” terang Anggota Komisi V DPR Papua, Fauzun Nihayah sekaligus sebagai Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah Merauke dalam sambutannya pada kegiatan Safari Gemarikan di Rumah Aspirasi Merauke, Sabtu (27/03).

Produk ikan yang dibagikan merupakan hasil binaan dari H. Sulaeman L. Hamzah, bersama anggota DPR Provinsi, Fauzun Nihayah serta perwakilan Fraksi NasDem di DPRD Kabupaten Merauke. Kali ini, pembagian hasil olahan ikan 80 persen menyasar ibu-ibu asli Papua untuk Kabupaten Merauke dan Boven Digoel.

“Apa yang kami lakukan ini adalah murni wujud kepedulian dari kami sebagai wakil bapak dan ibu semua di pusat di provinsi dan kabupaten,” ucap Fauzun.

Kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pemasaran dan Distribusi Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Yusuf Wally mengatakan, gerakan makan ikan di Papua sangat penting guna menekan trend stunting yang masih cukup tinggi di Papua.

Prevalensi angka stunting di 29 Kabupaten/Kota di Papua mencapai 24,9 persen. Artinya bahwa tingkat stunting di Papua masih cukup tinggi di atas angka yang direkomendasikan oleh WHO Indonesia di bawah 20 persen. Ia menyebut, di Merauke sendiri 22,8 persen sedangkan Boven Digoel 39 persen.

“Sehingga dengan gerakan makan ikan sangat penting untuk perbaiki gizi anak di Papua mulai dari ibu hamil dan pada usia 1000 hari anak dikasih makan ikan. Supaya mereka cerdas. Kami sangat berterima kasih kepada legislatif yang bisa memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang bisa menginterfensi penanganan stunting di Papua,” imbuhnya.

Di Papua, potensi laut, ikan di rawa, sungai dan kali begitu besar, namun masyarakat Papua membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengelola hasil ikan melalui usaha mikro, kecil dan menengah untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Berkat Bapak H. Sulaeman maka kami bisa berada di sini. Secara nasional angka stunting di Indonesia masih tinggi maka masih sangat besar kesempatan untuk berusaha bersinergi menyatukan program dari pusat hingga daerah. Kapanpun kami siap bersinergi demi memberikan manfaat bagi masyarakat,” sambung Sesditjen PDSPKP (Pembuatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan) Benny A. Subki yang juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Lanjut Subki mengatakan, ikan merupakan salah satu sumber pangan untuk mendukung program prioritas di KKP bersinergis dengan program Germas di bidang Kesehatan untuk penanganan stunting. Kandungan protein dan omega 3 sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan fisik dan otak.

Kementrian KKP punya perhatian lebih untuk selalu berkontribusi dan bersinergi program untuk perkembangan jaringan otak, mata bagi anak di bawah usia dua tahun (Baduta) melalui program Gemarikan atau gerakan memasyarakatkan memakan ikan.

Program Safari Gemarikan ini juga dapat menumbuhkembangkan UMKM masyarakat setempat dan Dirjen PDSKP sangat mendukung gerakan ini sambil menyerap produk lokal.

“Ini kesempatan kita untuk menumbuhkembangkan usaha mikro, kecil sebagi pengelola bahan. Nanti pemasarannya kami punya direktorat pemasaran yang khusus menangani pemasaran dalam negeri dan ekspor. Untuk buyers di dalam maupun keluar negeri, kami siap mendukung,” tutur Benny.

Prosesnya akan diawali dengan pendataan dan pembinaan para pelaku UKM di Merauke dan Boven Digoel karena setiap tahun KKP punya acara promosi nasional dan luar negeri yang bisa memamerkan produk lokal. Dan untuk masa Pandemi ini dialihkan melalui digitalisasi.

Ini merupakan paket dari tahun 2020 yang diperjuangkan H. Sulaeman yakni satu paket di Jayapura dan satu paket lainnya di Selatan Papua khususnya Merauke dan Boven Digoel. Tahun ini paket yang sama untuk dua kabupaten yang sama, sambung H. Sulaeman L. Hamzah dalam sambutannya.

“Alhamdulillah, prodak yang diambil juga dari binaan kita dan dari bantuan KKP kemudian berkembang jadi usaha kecil yang berkembang. Nanti saat PON, akan ada oleh-oleh produk perikanan dari Merauke. Gerakan makan ini bukan hanya slogan tetapi terus berkembang,” ucap H. Sulaeman.

Ia berharap, Pemkab melalui dinas terkait harus menanggapi program ini untuk kelanjutannya guna mencerdaskan anak bangsa dan mencegah stunting di Papua khususnya Merauke dan Boven.

Setiap kesempatan dalam rapat dengan komisi maupun dengan pihak terkait di level atas, H. Sulaeman selalu menekankan untuk memperhatikan masyarakat kecil. Salah satu contoh, masyarakat asli Papua di kampung-kampung menangkap ikan dengan peralatan seadanya untuk mempertahankan ekonomi keluarga.

“Untuk itu, saya titipkan pesan melalui Pak Sesditjen agar memperhatikan masyarakat kecil. Wilayah perairan di Papua sangat luas, maka pemanfaatan hasilnya perlu ada keseriusan dari semua pihak dari pusat hingga ke daerah,” pintanya.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian hasil olahan ikan kepada 80 persen mama-mama asli Papua perwakilan dari Merauke dan Boven Digoel. Selama kegiatan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Berita lain untuk anda

Debat Publik Pilkada Merauke Babak Pertama Telah Dilakukan

 1,430 total views (dibaca)  1,430 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Tiga pasangan Calon Bupati dan Calon…

Wamendag: Aplikasi Ambon Access Upaya Wujudkan Digitalisasi Pasar

 1,427 total views (dibaca)  1,427 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dr. Jerry…

Menkeu Sri Mulyani Pertegas Inpres Percepatan Penggunaan Anggaran Penanganan COVID-19 Kepada K/L dan Pemda

 1,566 total views (dibaca)  1,566 total views (dibaca) Jakarta, TN- Guna Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19)…

Tak Tolerir Kekerasan Seksual, NasDem Terus Dorong RUU TPKS Disahkan

 1,425 total views (dibaca)  1,425 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – NasDem dengan tegas melarang jangan ada…

Bahan Bangunan Pendukung Kegiatan TMMD Ke-107 Diberangkatkan Ke Mappi

 1,991 total views (dibaca)  1,991 total views (dibaca) Merauke, TN – Berbagi bahan bangunan pendukung keperluan kegiatan…

George Japsenang : Dokumen Adminduk Yang Sudah Tandatangan Elektronik Tak Perlu Dilegalisir

 1,607 total views (dibaca)  1,607 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TEMINABUAN- Pemerintah pusat terus berupaya memberikan kemudahan pelayanan…

Wanita Bercadar Menerobos Istana, Pakar: Kalangan Islam Moderat Rumuskan Strategi!

 1,055 total views (dibaca)  1,055 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Kalangan atau kelompok Islam moderat dinilai…

Resmikan 28 Posko, Tim PMK2 Optimis Bungkus Suara Tanah Merah

 1,699 total views (dibaca)  1,699 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,BINTUNI– Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni…

Download Mobile JKN Dengan Segala Fiturnya Yang Bermanfaat

 1,786 total views (dibaca)  1,786 total views (dibaca) Sorong, TN– Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu inovasi…

Isi Waktu Istirahat, Anggota Satgas TMMD Komsos Bersama Warga Dusun Loko

 5,143 total views (dibaca)  5,143 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TiIKEP -Disela-sela waktu istirahat siang Anggota Satgas TMMD…