Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy. Foto-Ist/TN

 8,799 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Kasus Hepatitis Akut yang telah terdeteksi di Indonesia turut diantisipasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengaku, kendati belum ada laporan kasus tersebut terdeteksi di Kota Ambon, namun pihaknya telah melakukan antisipasi.

Langkah antisipasi yang dilakukan adalah, dengan melakukan screening di puskesmas seluruh wilayah Kota Ambon, apabila ada pasien datang dengan keluhan atau gejala Hepatitis, seperti muntah, mual, disertai demam.

“Untuk Hepatitis akut hingga saat ini belum didapati laporan kasus, namun puskesmas tetap lakukan screening, jika ada pasien dengan keluhan atau gejala tersebut maka akan diantisipasi, bila perlu langsung dirujuk ke Rumah Sakit,” kata Pelupessy kepada wartawan, di Ambon, Jumat (13/5/2022).

Menurutnya, Hepatitis bukanlah jenis penyakit baru. Peradangan hati atau liver ini telah dikenal memiliki banyak tipe, yakni hepatitis A hingga Hepatitis E, bahkan untuk bayi yang baru lahir, telah diberikan imuniasi hepatitis yakni HB 0 hingga HB 4.

“Namun untuk kasus hepatitis akut ini tidak termasuk dalam tipe manapun, sehingga disebut hepatitis misterius, dan menurut laporan lebih banyak menyerang anak hingga usia 16 tahun. Jadi, apabila ada anak yang datang dengan gejala Hepatitis harus diwaspadai,” kata dia mengingatkan.

Sebagai langkah pencegahan, kata Pelupessy, warga Kota Ambon diharapkan untuk tetap mentaati protokol kesehatan, karena virus penyebab hepatitis ini, bisa menular melalui droplet, saluran pencernaan, maupun kontak fisik dengan penderita.

“Tetap disiplin protokol kesehatan sebagaimana yang kita lakukan, yakni dengan memakai masker, selalu mencuci tangan, serta menghindari kontak fisik,” pungkas dia.

Selain itu, Pelupessy juga menyarankan masyarakat, agar selalu memasak bahan makanan hingga benar–benar matang, dan bagi para orang tua, agar menyiapkan bekal dan peralatan makan anak masing–masing.

“Ini dilakukan, agar tidak bercampur dengan orang lain, sehingga berpotensi menularkan penyakit yang bisa menyebabkan kematian ini,” tutup Pelupessy.

Berita lain untuk anda

Tiga Instansi Tandatangani Nota Kesepahaman Terkait Layanan SIBETALINE dan PAPEDA

 2,590 kali dilihat 2,590 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Penandatanganan nota kesepahaman antara Pengadilan Negeri, Kejaksaan…

Kasus ATK Tidak Kunjung Terungkap, Kejari Sorong Kembali Didemo

 2,602 kali dilihat 2,602 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa…

BPKAD Sosialisasikan Pembayaran Nontunai

 2,584 kali dilihat 2,584 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah…

600 Meter Ruas Jalan Pendidikan Merauke Dikerjakan

 1,190 kali dilihat 1,190 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kurang lebih 1,2 Km panjang jalan di…

Lima Paslon Kada di Papua Barat Terima Rekomendasi NasDem

 2,474 kali dilihat 2,474 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI – Lima pasangan calon kepada daerah (Paslon Kada)…

APBD-P 2021 Raja Ampat Ditetapkan Rp1.4 T Lebih

 2,495 kali dilihat 2,495 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, menghadiri…

Disdukcapil Maybrat Jemput Bola Lakukan Perekaman KTP-EL di 24 Distrik

 6,183 kali dilihat 6,183 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT – Kepala Dinas Kependidikan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Permudah Penyaluran KUR, Direktur Pembiayaan Pertanian Gandeng BSI

 2,500 kali dilihat 2,500 kali dilihat TEROPONGNEWS, JAKARTA- Dalam rangka percepatan realisasi KUR Sektor Pertanian, Indah…

Tiga Warga Silale Yang Kontak Dengan Pasien Covid-19 Jalani Rapid Test

 2,767 kali dilihat 2,767 kali dilihat Ambon, TN – Dengan kesadaran terhadap dampak penularan Covid-19, tiga…

Polsek Moraid Gencar Lakukan Operasi Penertiban di Perbatasan

 2,582 kali dilihat 2,582 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM , MORAID – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT)…