Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, memfasilitasi Kejaksaan Negeri Ambon, untuk melaksanakan sosialisasi terkait dengan fungsi dan kegunaan “Rumah Restorative Justice”, di ruang rapat Vlisingen, Rabu (30/3/2022). Foto-Ist/TN

 2,714 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, memfasilitasi Kejaksaan Negeri Ambon, untuk melaksanakan sosialisasi terkait dengan fungsi dan kegunaan “Rumah Restorative Justice” yang telah diresmikan pada Senin (28/03/2022) lalu, oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Undang Mugopal, yang berlokasi di Pelabuhan Enricho.

Sosialisasi ini dilaksanakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, Dian Fris Nalle, di ruang rapat Vlisingen, Rabu (30/3/2022), dengan peserta yakni lurah, kades, raja, camat, Dan juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler.

Usai menghadiri sosialisasi tersebut, Syarif Hadler berharap, tugas dan fungsi dari bangunan tersebut dapat berjalan dengan baik kedepannya.

“Dengan ini berarti, seluruh persoalan seperti tadi yang dijelaskan, masalah tindak pidana dibawah ancaman hukuman lima tahun itu bisa dimediasi di rumah restorative justice jadi tidak perlu dibawah ke pengadilan,” kata Hadler.

Dia mencontohkan, tindak pidana pencurian di pasar, permasalahan rumah tangga, dan tindakan penganiayaan, tidak perlu sampai ke kejaksaan, apabila dapat diselesaikan hanya di rumah tersebut.

Sementara itu, di lokasi yang sama usai melaksanakan sosialisasi Kejari Ambon, Dian Fris Nalle mengungkapkan, dengan adanya rumah ini segala bentuk hukum, bukan saja hukum pidana dapat diselesaikan disini.

“Sesuai dengan ungkapan Pak Kejaksaan Tinggi Maluku, bahwa pembentukan atau adanya rumah Restorative Justice ini, dengan tujuan, agar dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan hukum di tempat tersebut,” katanya.

Lanjutnya, tujuan utama dari pembentukkan rumah ini untuk Kota Ambon adalah, guna mengimplementasi perturan jaksa agung yang telah diturunkan.

“Ini bertujuan agar terjadinya harmonisasi didalam masyarakat, terhadap permasalahan-permasalahan hukum. Yang mana kita ketahui dalam peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 disitu ada beberapa kriteria pendirian Restorative Justice kepada pelaku kejahatan. Antara lain ancaman maksimumnya lima tahun, kerugian tidak melebihi Rp 2.500.000, dan dia baru pertama kali melakukan pidana serta ada unsur saling memaafkan,” jelas Nalle.

Dia menambahkan, untuk mekanisme penyelesaian masalah sendiri, pihaknya akan mengutus satu anggota kejari yang akan menduduki “Rumah Restorative Justice”, yang bertugas untuk menyelesaikan setiap permsalahan yang terjadi di masyarakat, hingga mencapai titik akhir yang baik sesuai dengan tujuan dari pembangunan rumah tersebut.

Berita lain untuk anda

Kini, Masuk Sorong Via Udara Hanya Perlu Rapid Test

 2,644 kali dilihat 2,644 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Pihak Bandara Domine Eduard Osok (DEO) kini hanya…

Oktober 2022, Kadis Dukcapil Raja Ampat Purna Tugas

 2,522 kali dilihat 2,522 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Data Terkini Penderita HIV-AIDS di Merauke Capai 116 Kasus

 3,361 kali dilihat 3,361 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2022, data…

Pemkot Ternate Gelar Pasar Murah Jelang Ramadhan

 2,645 kali dilihat 2,645 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Jelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota Ternate…

Mantap.! Sehari Donor GP NasDem PB Sumbang 71 Kantong Darah

 2,604 kali dilihat 2,604 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI– Hari pertama pelaksanaan donor darah yang digelar Pemuda…

Kasus Narkoba Kembali Diungkap Satnarkoba Polres Merauke

 2,065 kali dilihat 2,065 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Satuan Narkoba Polres Merauke kembali mengungkap tiga…

Komisi V DPR RI Dorong Percepatan Infrastruktur Perhubungan di Malut

 2,601 kali dilihat 2,601 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Anggota Komisi V DPR RI, Fadholi mendorong…

Bulan Mei 2021, Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang di Kota Sorong Capai 38,84 ℅

 2,650 kali dilihat 2,650 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang di Kota…

Merauke Lima Kali Berturut-turut Terima Opini WTP Dari BPK RI

 2,537 kali dilihat 2,537 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kabupaten Merauke lima kali berturut-turut menerima Laporan…

Sudah Saatnya Pemkot Makassar Bangun Jembatan Kembar Barombong, Ini Alasannya

 5,631 kali dilihat 5,631 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pengamat Transportasi dan sekaligus Ketua Masyarakat Transportasi…