Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

GMNI Cabang Kota Sorong Kecam Balik Pernyataan Ketua GEMPHA Provinsi Papua Barat Daya

×

GMNI Cabang Kota Sorong Kecam Balik Pernyataan Ketua GEMPHA Provinsi Papua Barat Daya

Sebarkan artikel ini
Ketua Bidang Kajian dan Pengembangan Ideologi GMNI Angky Apalem (kiri) dan Ketua Bidang Organisasi Pengurus Cabang GMNI Kota Sorong, Sony Mambrasar (kanan) Foto Hizkia/TN
Example 468x60

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Ketua Bidang Kajian dan Pengembangan Ideologi GMNI Cabang Kota Sorong, Angky Apalem mengecam pernyataan Ketua GEMPHA Provinsi Papua Barat Daya, Roger Mambraku, SH yang dikutip media online pada Kamis, 13 Juni 2024, dengan judul “Kritik Pj Walikota, GEMPHA: Oknum itu, Cara Cari ‘Makannya’ Kurang Bagus”.

Berita tersebut muncul setelah Ketua GMNI Cabang Kota Sorong, Bung Angky Dimara di hari yang sama menagih janji seratus hari kerja Pj Walikota Sorong, Septinus Lobat. Di mana Pj Walikota Sorong berjanji akan menyelesaikan tiga masalah utama, banjir, sampah hingga penurunan angka stunting di Kota Sorong pada saat mengawali tugasnya sebagai Pj Walikota Sorong.

Example 300x600

Menanggapi pernyataan tersebut, Angky Apalem mengatakan dalam sisi etika berorganisasi jangan mencoreng nama baik organisasi. “Mari kita berfikir objektif, GMNI mengkritik sesuai janji-janji Pj Walikota Sorong suda janji namun belum terlaksana,” katanya.

“Di sini saya ingin memperjelas kepemimpinan Ketua Cabang GMNI Kota Sorong, Angky Dimara yang sah secara konstitusi organisasi, yang dilantik langsung Ketua Umum DPP Arjuna Putra Aldino dan dihadiri Ketua Bidang DPP Kesarinaan Sarinah Panda maka sudah jelas sah secara konstitusi.”

Untuk itu, tugas kaum mahaenisme yang diwakili Ketua Cabang menagih janji Pj Walikota Sorong sebagai penyambung lidah rakyat. “Jadi, statement Ketua Cabang GMNI Kota Sorong salahnya di mana? Program prioritas Pj Walikota Sorong belum tuntas seutuhnya. Jadi coba jalan itu jang tunduk tapi angkat muka biar bisa lihat sebab sampai detik ini banjir dan sampah maupun angka stunting masih sampai detik ini belum teratasi di Kota Sorong,” ucap Angky Apalem.

Lebih lanjut, kata Angky Apalem, yang ia ketahui tugas organisasi GEMPHA adalah mengurus masyarakat adat bukan mengurus politik sebab hal tersebut dikatakan mengunakan kepentingan masyarakat adat untuk kepentingan kelompok.

Sementara itu, Sonny Mambrasar, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Cabang GMNI Kota Sorong mengatakan tuduhan yang disampaikan Ketua GEMPHA Provinsi Papua Barat Daya kepada Ketua Cabang GMNI Kota Sorong, Bung Angky Dimara terkait cara mencari makan itu tidak benar. “Selama ini kami berjalan sesuai koridor organisasi, GMNI sebagai organisasi mahasiswa ternama di Tanah Air menjalankan tugasnya sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Sony melanjutkan apa yang disampaikan saudara Ketua GEMPHA Roger Mambraku terkait kepentingan politik tertentu, kami minta untuk dibuktikan, jangan sampai Ketua GEMPHA yang membuat statement ditunggangi kepentingan Politik.

Anak muda ini menilai seharusnya Ketua GEMPHA sesuai tugasnya berbicara terkait hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat adat sesuai nama Organisasinya itu, apalagi kapasitasnya sebagai Ketua. Bukan membuat pernyataan yang seolah-olah membela Pj Walikota Sorong.

Sebagai sesama organisasi, Soni katakan satu hal lagi yang saya ingin sampaikan bahwa Ketua GEMPHA mesti jauh lebih paham soal keberadaan organisasi sekelas GMNI yang perna membesarkan namanya. Organisasi GMNI bukan organisasi kemarin sore sehingga disamakan dengan organisasi lainnya.

Ia menyayangkan paradigma berpikir seorang Pimpinan GEMPHA yang latar belakang seorang sarjana. Seorang yang dilatarbelakangi gelar sarjana seharusnya memberikan kritikan secara rasional dan dialektika dengan menggunakan data ilmiah, jangan asal bunyi alias asbun.

Sebelum mengakhiri wawancara Sony Mambrasar menjelaskan tugas yang diembannya sewaktu dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GMNI, (DPP GMNI) Bung Arjuna Putra Aldino bersama Ketua Bidang Pergerakan Sarinah DPP GMNI, Sarina Fanda Puspita Sari adalah menjalankan isu-isu strategis di bidang kemanusiaan dan lingkungan sebagai fokus teman-teman GMNI ke depannya.

Sony mengutip pernyataan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GMNI, (DPP GMNI) Bung Arjuna Putra Aldino yang mengatakan isu lingkungan sangat penting karena kita tidak bisa melepaskan antara lingkungan dan manusia, apa yang dilakukan manusia ketika dia merusak alam dan ekosistemnya maka ekosistem tersebut berjalan tidak seimbang dan mendatangkan bencana yang berkelanjutan dan itu akan merugikan manusia.

Sebelumnya Ketua Umum DPP GMNI berharap Organisasi GMNI di Papua akan tumbuh subur dengan gagasan nasionalisme pemikiran yang memperjuangkan kaum marhaen (mereka yang terpinggirkan dan tidak bisa ambil bagian dalam sistim politik).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *