Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kriminalitas

Perkuat Pembuktian, Tim Pidsus Kejari Jaksel Sita Sejumlah Aset Milik Tersangka

×

Perkuat Pembuktian, Tim Pidsus Kejari Jaksel Sita Sejumlah Aset Milik Tersangka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Guna memperkuat pembuktian terkait kasus korupsi dalam pengelolaan dana pembayaran tagihan listrik nasabah ke PLN melalui sistem Payment Point Online Bank (PPOB) di Bank Mandiri Cabang Mega Kuningan Tahun 2013 sampai 2020, tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik tersangka UA dan PAM.

Proses penyitaan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Nomor: Print-03/M.1.14/Fd.2/07/2023 tanggal 10 Juli 2023 Jo. Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Nomor: PRIN-07/M.1.14/Fd.2/08/2023 tanggal 8 Agustus 2023.

Example 300x600

Serta melaksanakan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Nomor:
2/Khusus/Pen.Pid.Sus-TPK/2023/PN Dps tanggal 08 Agustus 2023 terhadap satu bidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 200 M² dan Nomor NIB: 22.03.09.04.18029, berdasarkan Sertipikat Hak Milik No. 17392 yang beralamat di Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali atas nama UA, Kamis (10/8/2023).

Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Jaksel Syarief Sulaeman mengatakan, setelah dilakukan penyitaan dilanjutkan dengan pemasangan plang tanda penyitaan oleh penyidik Pidsus dan tindakan pengamanan terhadap aset tersebut.

Penyitaan tersebut dilakukan guna pengembalian kerugian keuangan negara, karena berdasarkan tafsir harga aset tanah dan bangunan yang disita tersebut senilai kurang lebih Rp 4 Miliar, kata Syarief dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/8/2023).

Syarief juga menjelaskan, sebelumnya tim penyidik Pidsus dari Kejari Jaksel juga telah melakukan penyitaan terhadap 2 bidang tanah berserta bangunan dengan persil Sertifikat Hak Milik Nomor 4976 seluas 82 m2 dan persil Sertifikat Hak Milik Nomor 05655 luas 208 m2 atas nama Tersangka UA di Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

“Tim penyidik Pidsus Kejari Jakarta Selatan juga telah mengamankan atau melakukan pemblokiran terhadap satu bidang tanah dengan persil Sertifikat Hak Milik Nomor 03817 luas 285 m2 atas nama tersangka UA di Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah,” tandas Syarief. (Sofyan Hadi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *