Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Ratusan Ribu Balita Jadi Target Imunisasi Polio di Bandung

×

Ratusan Ribu Balita Jadi Target Imunisasi Polio di Bandung

Sebarkan artikel ini
Suasana penyuntikan imunisasi polio kepada balita di Kota Bandung. Foto-Ist/TN
Example 468x60

TEROPONGNEWS.COM, BANDUNG – Sebanyak 108.000 balita di Kota Bandung ditargetkan mendapatkan imunisasi polio pada dua gelombang, yaitu April dan Mei 2023. Imunisasi diberikan, akibat muncul temuan kasus polio di Kabupaten Purwakarta beberapa waktu lalu.

“Jumlah di Kota Bandung masih menunggu angka kemenkes, diperkirakan 108.000 orang balita,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian kepada wartawan, di Bandung, Kamis (30/3/2023).

Example 300x600

Anhar mengatakan, sasaran imunisasi adalah, balita berusia 0 sampai 59 bulan. Meski sudah diimunisasi polio lengkap, mereka tetap harus diimunisasi sebanyak dua kali, dengan rentang waktu satu bulan melalui oral atau mulut.

Menurutnya, Dinas Kesehatan tengah merumuskan pelaksanaan imunisasi, yang diperkirakan dapat dilaksanakan di puskesmas, posyandu, dan klinik.

“Imunisasi pertama dilaksanakan tanggal 3 sampai 10 April dan Mei. Setelah tanggal 10 April, petugas melakukan sweeping,” ujarnya.

Sebagai informasi, imunisasi polio akan serentak dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat. Imunisasi dilakukan, karena terdapat temuan kasus polio di Purwakarta.

Anhar menyebutkan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan aparat kewilayahan, untuk pelaksanaan imunisasi ini.

Target yang diharapkan dari program imunisasi polio, yaitu tercapai hingga 95 persen dan bisa lebih. Namun, jika belum tercapai target, maka organisasi kesehatan dunia memerintahkan, untuk memperpanjang waktu imunisasi.

“Target kita secara umum 95 persen sasaran, kalau sudah tercapai 95 persen syukur lebih target tidak ada masalah. Kalau belum tercapai, maka WHO akan memerintahkan kita perpanjangan waktu,” katanya.

Apabila terdapat balita yang tidak dapat divaksin akibat alasan apapun, Anhar mengaku, masih belum mendiskusikan hal tersebut. “Sebab vaksin yang digunakan berasal dari organisasi kesehatan dunia,” tutup dia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *