kegiatan review kinerja tahunan aksi Integritas Stunting, bertempat di Hotel Mariat.

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sorong, Maria Ohoitimur, SKM menyebutkan bahwa Kota Sorong masuk dalam lokus Stunting.

<

Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan singkat pada kegiatan review kinerja tahunan aksi Integritas Stunting, bertempat di Hotel Mariat, Kamis (13/1/2021) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Sorong.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Permasalahan gizi ini terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia dan tidak hanya terjadi pada kelompok penduduk miskin tetapi juga pada kelompok kaya.

Oleh karena itu, Maria meminta semua pihak untuk bersama-sama berproses dan mengevaluasi permasalahan tersebut.

“Dari permasalahan ini, bagaimana kita mengatasinya. Oleh karena itu, kita butuh dukungan bersama,” kata Maria.

Maria berharap, semua pihak terlebih peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut, dapat bersama-sama berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

“Saya juga mengingatkan, agar kita tetap menerapkan protokol kesehatan, karena covid-19 belum berlalu,” tutupnya.

Dana kegiatan Review Kinerja Tahunan Aksi Integritas Stunting oleh Dinas Kesehatan Kota Sorong, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik tahun 2021 Dinkes Kota Sorong.

Materi pada kegiatan ini dibawa oleh tiga Nara sumber yaitu, Pengelola Program Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Andre Parinusa, SKM.,M.Kes, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Sorong, Benyamin Gefilem, SKM.,MPH, dan Sekretaris Bappeda Kota Sorong, Drs. Ridwan Gultom, MM.

Berita lain untuk anda