Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Agus Ririmasse. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Agus Ririmasse memastikan, pada tahun 2023 nanti, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon bakal dibangun tiga lantai.

<

Hal ini dilakukan, sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).

“Mulai tahun 2023 kita akan bangun Disdukcapil menjadi kantor pelayanan publik yang bagus. Kita bangun tiga lantai,“ kata Ririmasse kepada wartawan, di Ambon, Rabu (12/1/2022).

Sebagai pejabat yang ditugaskan khusus oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk melakukan pembenahan di Dukcapil Kota Ambon, Sekot menyatakan, upaya yang dilakukannya tidak hanya mendorong pelayanan Adminduk terintegrasi, namun juga dengan penyiapan fasilitas dan sarana kantor yang memadai untuk kenyamanan petugas maupun masyarakat yang datang.

Menurutnya, Kantor Disdukcapil Ambon saat ini tidak lagi memadai untuk pelayanan. Kondisi ruangan kantor yang yang sempit dan tidak dilengkapi pendingin ruangan (AC) membuat petugas tidak nyaman dalam bekerja.

Tak hanya itu, ruang tunggu bagi masyarakat juga masih menggunakan terpal dan bambu seadanya untuk menghindari teriknya matahari dan hujan.

Rencana untuk membangun kantor Disdukcapil, kata Ririmasse, sudah ada sejak lima tahun lalu, namun hingga saat ini belum terealisasi.

“Saya datang dengan Kepala Bappeda, dan Kepala Dinas PUPR, ternyata pembangunan kantor Disdukcapil sudah ada perencanaannya sejak sejak lima tahun lalu, tetapi tidak pernah terealisasi,” ujarnya.

Menurut Ririmasse, dirinya masuk ke jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, pada penghujung tahun, dimana APBD tahun 2022 sudah ditetapkan, sehingga pembangunan kantor Disdukcapil akan dianggarkan tahun depan.

“Saat saya dilantik sebagai Sekot defenitif di penghujung tahun lalu, anggaran sudah terbahas, sehingga kita akan mulai anggarkan pembangunan di tahun depan,” ujarnya.

Ditambahkan, kantor Disdukcapil yang baru nantinya akan dibuat senyaman mungkin, dan dilengkapi berbagai fasilitas yang bisa dipergunakan masyarakat selagi menunggu pengurusan dokumen adminduk.

“Nantinya kita buat kafe, sehingga masyarakat sambil menunggu antrian dapat menikmati kopi, sehingga tidak merasa jenuh,” kata Sekot.

Ririmasse mengaku, dirinya memiliki pengalaman membenahi pelayanan Disdukcapil Kupang menjadi dinas pelayanan publik yang terbaik, bahkan mendapat berbagai apresiasi dan penghargaan.

“Saya mau juga agar Disdukcapil Kota Ambon juga dapat seperti itu, bahkan lebih dari Disdukcapil Kota Kupang. Kuncinya ada pada pelayanan adminduk terintegrasi,” tandas dia.

Berita lain untuk anda