Salah seorang pelajar SMP di Waisai Raja Ampat sedang menjalani vaksin Covid-19 di halaman kantor bupati Raja Ampat. Foto Wem/TN

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Pemerintah provinsi Papua Barat melaporkan, hingga Sabtu (18/12/2021) jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua sebanyak 209.803 orang atau 30,01 persen dari total target sasaran vaksinasi 797.402.

<

Sementara itu, jumlah masyarakat yang divaksin dosis pertama yaitu sebanyak 402.467 orang atau 50.4 persen dari total sasaran vaksin sebanyak 797.402.

Untuk kabupaten Raja Ampat dari upaya dan target Vaksinasi Covid-19 per 18 Desember 2021, telah mencapai 49.1 persen dari total sasaran 43.034.

Menurut kepala dinas Kesehatan kabupaten Raja Ampat, Rahman Putra, S.KM, berdasarkan data vaksinasi C-19 yang di update pemerintah provisi Papua Barat, Raja Ampat berada di posisi keenam dari 13 kabupaten/kota di provinsi Papua Barat.

“Jadi berdasarkan update Vaksinasi Covid-19 dari provinsi Papua Barat per 18 Desember 2021, kabupaten Raja Ampat berada di posisi keenam dengan 49.1 persen Dosis pertama setelah Teluk Bintuni,” ujar Rahman Putra, Sabtu (18/12/2021).

Dikatakannya, sampai saat ini, pemerintah Raja Ampat bersama Polres Raja Ampat dan Kodim 1805/Raja Ampat, masih terus berupaya mengajak masyarakat untuk divaksin, guna memenuhi capaian 70 persen di akhir tahun 2021 ini.

“Sampai saat ini kolaborasi percepatan vaksinasi Covid-19 antara pemerintah daerah bersama Polres Raja Ampat dan Kodim 1805/Raja Ampat masih terus dilakukan, guna memenuhi capaian target 70 persen di akhir bulan Desember 2021 ini,” terangnya

Vaksinasi Covid-19 diberikan dua dosis dan penyuntikannya dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang waktu tertentu. Oleh sebab itu, kata Rahman Putra, masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin. “Masyarakat jangan dengar berita-berita hoax, vaksin aman,” terangnya.

Berita lain untuk anda