Situasi acara pembukaan Vaksinasi masal dalam rangka peringatan HKN ke 57 di halaman RSUD Raja Ampat. Foto Wim/TN.

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Pemerintah kabupaten Raja Ampat menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57, guna mempercepat tercapainya Herd Immunity.

Peringatan HKN tahun 2021 tidak dilakukan dalam bentuk upacara bendera, mengingat situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung, sehingga peringatan HKN tahun ini difokuskan pada pelaksanaan vaksinasi massal.

Masyarakat yang antusias mengikuti Vaksinasi Covid-19 dalam rangka peringatan HKN ke 57 di Waisai Raja Ampat. Foto Wim/TN.

Pembukaan kegiatan Vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah Raja Ampat melalui dinas Kesehatan, bertempat di halaman RSUD Raja Ampat, bertujuan untuk memenuhi target pemerintah daerah 70 persen hingga akhir Desember 2021.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, S.E, dalam arahannya pada pembukaan Vaksinasi massal dalam rangka memperingati HKN ke-57, mengatakan cara menekan angka penularan Covid-19 hanya dapat dilakukan dengan cara mematuhi protokol kesehatan dan melakukan Vaksinasi agar memiliki kekebalan tubuh yang baik.

Ia juga berharap dalam memerangi penyebaran Covid-19 di kabupaten Raja Ampat, maka harus melibatkan seluruh komponen baik masyarakat maupun tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukannya secara bersama-sama.

“Tentunya kita harus mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan Vaksinasi agar dpat menekan penularan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Namun hal ini tidak bisa kita lakukan sendiri, melainkan ada keterlibatan seluruh komponen masyarakat,” ujar bupati Abdul Faris Umlati, Jumat (12/11/2021).

Ia juga berharap agar masyarakat lebih pro aktif untuk mendapatkan Vaksinasi agar target cakupan pada akhir Desember 2021 bisa tercapai, dimana saat sekarang ini kabupaten Raja Ampat berada pada PPKM level II.

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 secara massal dalam rangka peringatan HKN ke-57 oleh pemerintah kabupaten Raja Ampat, melibatkan berbagai pihak diantaranya TNI, Polri dan para tenaga kesehatan yang ada di setiap Puskesmas di kabupaten Raja Ampat.

Lewat Vaksinasi tersebut, pemerintah juga menyiapkan door price kepada warga yang selesai divaksin. Hal ini bukan karena mengejar angka atau pun target semata, melainkan dorongan agar masyarakat lebih banyak mendapatkan pelayanan Vaksinasi.

Berita lain untuk anda