ASN di lingkungan Pemkab Raja Ampat lakukan Vaksinasi masal. Foto Wim/TN.

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Kepala dinas Kesehatan kabupaten Raja Ampat, Rahman Putera, S.KM, mengatakan untuk percepatan Herd Immunity di kabupaten Raja Ampat, tentunya kolaborasi menjadi faktor penting dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

Kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Polres Raja Ampat, Kodim 1805/Raja Ampat dan Pos AL Waisai bertujuan mempercepat Vaksinasi dengan capaian 50 persen, hingga akhir November 2021.

Vaksinasi untuk pelajar di kota Waisai. Foto Wim/TN.

“Pelaksanaan Vaksinasi masal yang dilakukan bersama ASN dan pelajar di kabupaten Raja Ampat ini, dengan harapan sesuai petunjuk dari Kementerian dan instruksi dari Presiden, bahwa minimal diakhir bulan November 2021 ini, minimal kita harus mencapai lima puluh persen,” ujar Rahman, Selasa (23/11/2021).

Dikatakannya, kabupaten Raja Ampat saat ini berada di urutan keenam, capaian vaksinasi di provinsi Papua Barat setelah kabupaten Teluk Wondama.

“Atas arahan Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII Kasuari dan Kapolda Papua Barat maka kolaborasi dan sinergitas untuk percepatan vaksinasi ini kami lakukan. Minimal kami di kabupaten Raja Ampat di akhir bulan Desember tahun 2021 ini bisa mencapai 70 persen,” terangnya.

Dikatakannya, untuk kota Waisai sebagian besar masyarakat sudah divaksin. Menurutnya, tinggal memikirkan strategi pelaksanaan vaksinasi dari kampung ke kampung, mengingat letak geografis kabupaten Raja Ampat sebagian besar adalah wilayah kepulauan.

“Kami sedang berupaya untuk turun ke kampung-kampung melakukan vaksinasi untuk masyarakat di sana. Kendalanya ini kan daerah kepulauan. Namun kami akan sasar masyarakat di kampung-kampung untuk di vaksin,” tuturnya.

Kapolres Raja Ampat, AKBP Andy Prihastomo, S.H, S.I.K, M.H, menyebutkan untuk mempercepat Vaksinasi memang tidak bisa berdiri sendiri, namun harus dukung-mendukung antara Pemerintah dan TNI/Polri.

Dikatakannya, untuk kabupaten Raja Ampat, capaian vaksinasi belum mencapai target hingga akhir November 2021 ini harus 50 persen.

“Untuk itu kita sama-sama Forkopimda yang lain dan pemerintah daerah sama-sama memasifkan percepatan vaksinasi di kabupaten Raja Ampat. Harapan kami usai vaksinasi bersama ASN dan pelajar di kantor bupati Raja Ampat ini, nantinya akan ada penambahan persentase,” terang AKBP Andy Prihastomo.

Menurutnya, berdasarkan hasil kordinasi bersama wakil bupati dan Sekda kabupaten Raja Ampat, masih banyak ASN yang belum divaksin. “Untuk itu, hari ini Vaksinasi masal di lingkungan pemkab Raja Ampat ini kami sasar para ASN yang belum divaksin,, karena berdasarkan data, masih banyak ASN yang belum divaksin,” terangnya.

Diharapkan lewat Vaksinasi masal untuk ASN di lingkungan Pemkab Raja Ampat dapat memacu ASN yang lain juga turut serta untuk divaksin, di samping terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat yang belum divaksin.

Berita lain untuk anda