TEROPONGNEWS.COM – Sidang pembahsan APBD perubahan kabupaten Maybrat terpaksa harus ditunda karena belum ada tranfer anggaran dari pusat. Demikian disampaiakn ketua DPRD kabupaten maybrat Ferdinando Solossa.

Menurut Ferdinando, prmbahasan RAPBD-P kabupaten Maybrat tahun anggaran 2021 harus ditunda karena beberapa transfer dana dari pusat belum masuk ke rekening daerah.

“Jumlah anggaran yangg sudah masuk sangat kecil untuk digunakan, dengan banyaknya sektor yang harus dipenuhi sehingga harus menunggu transfer dana masuk serta sambil berkonsultasi dengan Kemendagri,” ujar Ferdinando Solossa pada sidang APBD perubahan di Belagri Hotel kota Sorong, Sabtu (11/9/2021).

Ia menambahkan, saat ini akan dilakukan konsultasi penggunaan dana terkait adanya kejadian di kampung Kisor distrik Aifat Selatan kabupaten Maybrat, dimungkinkan ada kebijakan diskresi yang dapat dilakukan oleh pemerintah, karena melihat situasi.

“Saat ini sudah diturunkan pasukan, tidak mungkin pasukan yang ada tidak makan dan minum. Anak-anak sekolah juga tidak mungkin bersekolah tanpa adanya perlindungan. Orang tua tidak akan memberikan izin anak-anaknya. Apabila tidak sekolah mau jadi apa nantinya,” terangnya.

Terkait besarnya refocusing dana untuk penanganan Covid-19 padahal Dengan kabupaten Maybrat merupakan kawasan zona hijau menurut Fernando lebih baik anggaran tersebut digunakan untuk sektor lain.

” saat ini masih dikonsultasikan dengan pemerintahpusat,” jelasnya.

Konsultasi akan dilakukan dalam 10 hari kedepan, sehingga pembahasan anggaran akan direncanakan dilanjutkan pada tanggal 22 September 2021.

“Untuk tempat akan melihat situasi keamanan di kabupaten Maybrat apakah sudah kondusif atau belum,” tutup Fernando.

Berita lain untuk anda