Pemukulan tifa pembukaan Bimtek di Halogen Hotel Merauke. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Anggota Komisi IV DPR RI H. Sulaeman L. Hamzah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Peramalan Organisme Tumbuhan (BBPOT) Karawang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tanaman Pangan tentang Budi Daya dan Pascapanen Padi bagi petani di Kabupaten Merauke.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Nasdem Dapil Papua, H. Sulaema L Hamzah mengatakan, setelah duduk di senayan maka dirinya komitmen memperjuangka aspirasi masyarakat yang diwakilinya.

“Jadi serap aspirasi, kemudian saya perjuangkan di sana. Karena itu pahami baik apa tugas kami anggota dewan dan bagaimana memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sehingga makin hari makin jelas antara kawan-kawan yang berprofesi sebagai petani dan kami sebagai wakil dari bapak, ibu semua harus bersinergi untuk bisa maju bersama,” tutur Sulaeman sekaligus membuka kegiatan Bimtek dengan penabuhan tifa di Halogen Hotel, Senin (27/09).

Bimtek berlangsung sehari dihadiri ratusan petani Merauke dengan materi Pengendalian Organisme Utama pada tanaman padi, Pertanian Terintegrasi Pengolahan Pascapanen dari hulu sampai hilir serta pengembangan usaha beras organik.

Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi H. Sulaeman L Hamzah sekaligus Anggota DPR Papua Fauzun Nihayah menyampaikan beberapa program terutama bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik dan secara kelompok.

“Kalau memang di lapangan terdapat hal-hal yang merugikan petani, Rumah Aspirasi H. Sulaeman terbuka lebar untuk menerima laporan, dan pengaduan masyarakat,” ucap Fauzun.

Diharapkan pula lewat Bimtek kali ini petani akan jauh lebih profesional dalam mengembangkan atau meningkatkan produktifitas hasil pertaniannya.

Foto bersama Anggota Legislatif, pemateri dan peserta Bimtek. Foto-Getty/TN

Kemajuan pertanian Merauke butuh sinergitas, kerjasama yang baik antara petani, Pemda setempat dan para wakil rakyat untuk sama-sama memperjuangkan kepentingan petani di Kabupaten Merauke.

“Tujuan utama Bimtek adalah dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan kemampuan atau kompetensi untuk melakukan tugas-tugas yang berbeda guna mencapai hasil yang lebih baik yang memenuhi kriteria kualitas fisik, kualitas intelektual, pengetahuan dan keterampilan serta kualitas mental spiritual,” ujar Memet Jamhari mewakili Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tumbuhan (BBOPT) Karawang.

Memet mengatakan, dengan meiningkatnya pengetahuan, keterampilan dan sikil petani dalam budi daya khususnya budi daya padi dari hulu sampai hilir, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah menuju petani sejahtera.

“Mari kita wujudkan pertanian yang berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dalam kondisi Covid-19. Pertanian tidak boleh berhenti, kita harus kreatif, produktif, inovatif menuju pertanian maju, mandiri dan modern,” ajak dia.

Setelah mengikuti Bimtek, peserta diharapkan dapat mengimplementasikannya dan harus ada keberlanjutanya yang komprehensif, serta perlu ada pembinaan, pendampingan dan pengawalan dan juga monitoring yang terus menerus dari berbagai pihak terkait.

Lanjut disampaikan bahwa dengan dilaksanakan Bimtek Tanaman Pangan ini adalah bentuk sinergitas antara parlemen dan kementrian atau lembaga yang menjadi mitranya, dalam hal ini Komisi IV DPR RI dan Kemetan.

Ketua DPRD Merauke Benny Latumahina menyampaikan apresiasi kepada dua pihak yang sudah bersinergi untuk selenggarakan Bimtek, sehingga peserta punya kesempatan emas guna berdiskusi dan menanyakan apa saja yang belum diketahui berkaitan dengan budi daya pascapanen.

“Dengan ini mudah-mudahan petani Merauke bisa maju pesat, berkembang untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ucap Benny.

Pemateri Bimbingan Teknis kali ini menghadirkan Ir. Ibenezer Gultom, Ardian Simanulang, dan Dedi Mulyadi.

Berita lain untuk anda