Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Dampak perubahan iklim yang menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi serta naiknya debit air di kali/sungai, harus diwaspadai oleh masyarakat Kota Ambon.

Terkait hal itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy meminta orang tua, untuk terus mengawasi anak–anak, agar tidak bermain di lokasi yang membahayakan seperti di bantaran kali atau sungai.

“Bagaimana perubahan iklim berdampak betul, sehingga kita perlu waspada dan berikhtiar. Orang tua harus memperhatikan anak–anak agar jangan bermain di kali ataupun sungai, karena sewaktu hujan deras bisa terjadi banjir bandang yang membawa resiko,” kata Louhenapessy kepada wartawan, di Ambon, Kamis (30/9/2021).

Dia turut prihatin atas kejadian hilangnya salah satu anak, karena terbawa arus sungai saat bermain di pinggir kali sewaktu hujan deras pada Kamis, 23 September 2021 lalu.

Korban bernama Askar Malik (6) asal Negeri Batu Merah, hingga kini masih dalam proses pencarian oleh Basarnas.

“Peristiwa itu menjadi keprihatinan saya, sekaligus menjadi warning bagi kita semua di Kota Ambon,” tegas Louhenapessy.

Pihaknya, lanjut dia, terus berkoordinasi dengan Basarnas serta BPBD, dalam upaya pencarian korban hilang. Dia pun meminta doa dari seluruh warga Kota Ambon,
agar korban dapat segera ditemukan.

“Mari kita doakan mudah–mudahan korban dapat segera ditemukan,” tandas Louhenapessy.

Berita lain untuk anda