Ribuan Vial Vaksin Diangkut Pesawat TNI AU ke Merauke

Danlanud J.A. Dimara serahkan kotak vaksin kepada Kadiskes Merauke, dr.Nevile di Bandara Mopah Merauke. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Pesawat Boeng AI- 7302 Skadron Udara 5/Intai Strategis TNI AU, yang diterbangkan Capt Pilot Mayor Pnb Hendro Sukamdani, M. Tr., Opsla mengangkut ribuan vaksin dari Jakarta ke empat Kabupaten/Kota klaster yang akan menyelenggarakan PON XX Papua tahun 2021.

Masing-masing Kabupaten/Kota dengan jumlah yang berbeda. Kota Jayapura sebanyak 16.140 vial, Kabupaten Merauke 9.010 vial, Kabupaten Mimika 14.320 dan Kabupaten Jayapura 6.400 vial.

“Ini diterbangkan dari Jakarta ke Jayapura. Pas kebetulan ada kegiatan navigation exercise juga, dan atas perintah Bapak Panglima TNI untuk digerakan dalam mendukung serbuan vaksin di wilayah Papua,” terang Komandan Lanud J.A Dimara Kolonel (Pnb) Agustinus Gogot Winardi, S.T, Senin (16/08) di Bandara Mopah Merauke.

Setelah sampai di Bandara Mopah Merauke Capt Pilot Mayor Pnb Hendro menyerahkan secara simbolis kepada Danlanud DMA, kemudian Danlandud menyerahkan kepada Kadiskes Merauke, dr. Nevile Muskitta.

Mayor Pnb Hendro Sukamdani, M. Tr. Opsla mengatakan, pihaknya langsung bergerak mengangkut puluhan ribu vial vaksin Covid-19 seteleh mendapat perintah dari Pimpinan TNI AU guna mendukung vaksinasi di Papua.

Pendistribusian vaksin dilakukan hingga ke seluruh pelosok Papua, dengan harapan dapat menunjang percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat Papua.

“Hari ini kami distribusikan ke Timika dan Merauke berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya.

Kesempatan yang sama dr. Nevile menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI AU, yang sudah bersedia membantu mendistribusikan vaksin ke Papua khususnya Merauke.

“Kami berterima kasih kepada TNI untuk bantuan distribusikan vaksin ini, sehingga percepatan pelaksanaan vaksinasi terutama klaster PON di Papua bisa kita laksanakan secepatnya,” ucap dr. Nevile.

Nevile menyebut, target vaksinasi sebelum PON sebanyak 120.000 penerima bisa tercapai. Sebelumnya, vaksin pertama sudah mencapai 50.000 lebih dosis, masih tersisa 70.000 dosis lagi ditambah 9.010 vial vaksin Sinovak yang baru didatangkan, maka diperkirakan sekitar lebih dari 90.000 dosis untuk masyarakat yang belum vaksin.

“Kita harapkan target akan tercapai sebelum pelaksanaan PON,” pungkasnya.