TEROPONGNEWS.COM, TAMBRAUW- Direktur Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Sorong I made Megah Adi Sanjaya meresmikan lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kompak satu Harga di kampung Siakwa distrik Miyah kabupaten Tambrauw Papua Barat.

Kegiatan peresmian tersebut dihadiri kepala distrik Miyah Sofia Momo,
Direktur Pertamina Sorong, I Made Megah Adi Sanjaya, Direktur SPBU Kompak Satu Harga kampung Siakwa Distrik Miyah kabupaten Tambrauw Ferdinand Assem serta Tamu undangan,masyarakat yang berkenaan hadir.

Direktur Pertamina BPH Migas Sorong dalam kegiatan peresmian SPBU Kompak ini menyatakan program BBM Satu Harga merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menyediakan energi berkeadilan bagi masyarakat sesuai dengan amanat Undang-undang dan berharap agar seluruh pihak dapat bersinergi dalam pengawasan pelaksanaan program BBM Satu Harga di wilayah Distrik Miyah, kabupaten Tambrauw.

“Oleh karena itu, diharapkan program ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan tidak disalahgunakan. Masyarakat dan pemerintah harus bersinergi untuk ikut mengawasi penyaluran BBM Satu Harga tersebut mengingat BBM ini tidak diperuntukkan untuk aktivitas usaha, melainkan langsung untuk masyarakat,” tambahnya.

“Dengan hadirnya SPBU Kompak di Miyah sebagai bagian dari program BBM Satu Harga, masyarakat dapat menikmati harga BBM yang sama dengan daerah lainnya. Harga premium Rp 6.450 dan Solar Rp 5.450 tentu akan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar I made Megah Adi Sanjaya, Senin (23/8/2021).

Kepala Distrik miyah Miyah Sofia Momo juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program BBM Satu Harga di Distrik Miyah karena dengan program dan kebijakan pemerintah ini akan mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan BBM.

“Program BBM Satu Harga ini menjawab kebutuhan BBM masyarakat di Kabupaten Tambrauw, oleh karena kami menyambut dengan baik program ini. Kami berharap masyarakat menjadi tidak terbebani lagi karena harga BBM sudah sama dengan harga di wilayah lainnya,” tutup Sofia Momo.

Sementara itu Direktur SPBU kompak satu harga Ferdinand Assem mengatakan Hadirnya SPBU kompak satu harga di Distrik Miyah,dan lembah kembar kabupaten Tambrauw demi menjawab rentan kendali yang dihadapi Masyarakat. Hadirnya BBM Satu Harga mengurangi harga BBM yang dari tadinya Rp.30.000 itu bisa menurun dan bisa dijangkau oleh masyarakat.

Berita lain untuk anda