Ketua Forum Pemuda Kota Sorong (Forkots) Otis Howay, S.H. Foto Wim/TN.

TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II, organisasi sayap partai dan seluruh simpatisan partai Golongan Karya (Golkar) yang ada di 13 kabupaten/kota di Papua Barat, diminta rapatkan barisan mendukung Drs.EC.Lambert Jitmau, M.M, untuk dilantik sebagai ketua DPD I partai Golkar Papua Barat yang defenitif.

Pernyataan tersebut disampaikan ketua Forum Pemuda Kota Sorong (Forkots) Otis Howay, S.H, di Sorong, Sabtu (26/6/2021).

“Setelah Drs.Ec.Lambert Jitmau, M.M, terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD satu partai Golkar Papua Barat, maka suka atau tidak suka, seluruh DPD tingkat dua partai Golkar di 13 kabupaten/kota yang ada di Papua Barat ini, harus bersama-sama sepakat dan merapatkan barisan untuk mendukung kinerja Drs.Lambert Jitmau, sebagai ketua DPD I Golkar Papua Barat setelah beliau dilantik nanti,” ujar Otis Howay.

Menurutnya, jika pernah terjadi pro dan kontra sebelum yang bersangkutan terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD I Golkar Papua Barat, kini diminta agar para kader dan pengurus DPD tingkat II partai Golkar di 13 kabupaten/kota di Papua Barat bergandengan tangan mengamankan semua kebijakan Lambert Jitmau sebagai ketua DPD tingkat I, setelah dirinya dilantik yang rencananya pada tanggal 01 Juli 2021 mendatang di Manokwari.

Howay berharap seluruh pengurus dan kader partai Golkar yang ada di 13 DPD tingkat II di provinsi Papua Barat mendukung Lambert Jitmau untuk membesarkan partai berlambang pohon beringin ini di provinsi Papua Barat, guna menyambut pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) mendatang.

“Harapan kami seluruh pengurus dan para kader Golkar yang ada di kabupaten/kota di Papua Barat ini, dapat mendukung Lambert Jitmau untuk membesarkan partai berlambang pohon Beringin ini, guna menyambut Pilpres dan Pileg mendatang. Kami juga berharap tidak ada penghianat di dalam tubuh partai Golkar Papua Barat, suka atau tidak suka seluruh kader harus mengamankan kebijakan ketua DPD I Golkar Papua Barat ini,” tegasnya.

Disinggung terkait, apakah Lambert Jitmau, berpotensi akan diberikan rekomendasi dari DPP partai Golkar untuk maju dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Papua Barat, kata Otis Howay, persoalan itu merupakan internal partai Golkar.

“Persoalan rekomendasi adalah persoalan internal partai Golkar, itu kewenangan DPP Golkar, jadi tidak secara otomatis, tergantung siapa yang punya elektabilitas tinggi, karena masih ada kader-kader lain juga yang mempunyai potensi,” imbuhnya.

Menurutnya, di provinsi Papua Barat ini masih ada kader-kader Golkar lain yang mempunyai potensi. Dirinya mencontohkan, masih ada kader Golkar seperti bupati Maybrat, Bernard Sagrim, bupati Tambrauw, Gabriel Asem dan bupati Sorong, Jhony Kamuru.

“Untuk persoalan rekomendasi dari DPP Golkar untuk Lambert Jitmau maju sebagai calon gubernur Papua Barat tidak secara otomatis, meskipun yang bersangkutan adalah ketua DPD tingkat I Golkar Papua Barat, karena masih ada kader Golkar yang lain seperti bupati Maybrat, Bernard Sagrim, bupati Tambrauw, Gabriel Asem dan bupati Sorong, Jhony Kamuru,” tandas Otis Howay.

Kata Howay, persoalan rekomendasi adalah kewenangan DPP Golkar dan itu merupakan persoalan internal partai Golkar, namun tentunya DPP Golkar mempunyai kriteria sendiri untuk memberikan rekomendasi kepada kader yang dianggap berpotensi dan memiliki elektabilitas yang tinggi di masyarakat.

Berita lain untuk anda