Senjata tajam yang diamankan dari Lapas Kelas IIB Merauke. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Menyikapi terjadi keributan di Lapas Kelas IIB Merauke, Sabtu (08/05) kemarin, Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji dengan cepat melakukan penanganan.

Diketahui, ada sekelompok napi yang punya rencana jahat untuk kabur dari dalam napi dan terjadi keributan hingga menewaskan dua orang napi.

“Saya dan anggota saya mengumpulkan mereka dan memberikan arahan. Saya minta mereka dengan kesadaran dan saya akan memperlakukan mereka baik seperti tahanan yang ada di Polres. Pada akhirnya mereka menyadarinya,” ucap Kapolres usai pertemuan itu.

Kapolres memberikan bantuan salah satunya adalah dispenser dan galon isi ulang sebab air minum yang mereka punya sangat tidak layak. Ada juga peralatan lain yang bisa dipakai.

Sebagai orang Papua, merasa dihormati dengan tindakan Kapolres Merauke. Dengan sadar, para napi menyerahkan senjata tajam yang mereka miliki tanpa paksaan.

“Ada yang disulap dari garpu, sendok, dari logam. Bahkan ada yang diselundupkan dari luar berupa parang tajam dan runcing,” ungkap AKBP Untung Sangaji.

Hasil yang dikumpulkan sangat banyak, hingga ratusan sajam yang kemudian diamankan ke Polres Merauke. Dengan penanganan yang baik itu, kekacauan yang terjadi berakhir kondusif.

Kapolres berencana, ke depan akan melakukan peninjauan setiap dua minggu sekali guna memberikan motivasi agar mereka terus berbuat baik.

“Saya senang sekali, kejadian keributan akhirnya dapat ditangani,” tutup Untung.

Berita lain untuk anda