Bupati Kaimana, Fredy Thie, menandatangani berita acara penyerahan jabatan Plt Direktur RSUD Kaimana. Foto Emos/TN

TEROPOGNEWS.COM, KAIMANA- Bupati Kaimana Fredy Thie akhirnya mengambil langkah cepat mengeluarkan SK PLT Direktur RSUD Kaimana yang sebelumnya di Jabat oleh dr.Joulanda Mentang digantikan oleh Subhan Hassannoesi.S.KM, S.AP.

Serah terima jabatan itu berlangsung di ruang loby RSUD Selasa (25/5/2021), di hadiri Kepala Dinas Kesehatan Arifin Sirfefa, PLT kepala Kantor Kesbang Pol Jafar Werfeta, Anggota DPRD Papua Barat Jalur Otsus, Mudasir Bogra dan beberapa pejabat , serta ASN dan Tenaga Perawat di dilingkungan RSUD Kaimana.

Dalam sambutanya, Bupati Fredy Thie, menyebutkan serah terima dilaksanakan menindak lanjuti surat pengunduran diri yang diajukan oleh pejabat Diretris Sebelumnya kepada dirinya selaku kepala daerah, tetapi juga ada alasan lain yakni memasuki masa persiapan pensiun pada bulan Oktober 2021, sehingga dengan waktu yang ada ini dapat lebih berkonsentrasi dalam urusan rumah tangga.

Kata Bupati, perlu diambil langkah secepatnya oleh kepala daerah, karena pelayanan di RSUD Kaimana adalah pelayanan yang sangat vital.

“Selaku kepala daerah mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada ibu Dr.Joulanda baik sebagai PNS yang bertugas di sini, maupun sebagai penanggungjawab di RSUD kurang lebih ada 2 Tahun, semogga amal ibadah dari bentuk pelayanan kerja yang telah dilakukan untuk negeri Kaimana ini dapat dibalas oleh Tuhan yang Maha Kuasa,” ucapnya.

“Dengan adanya pergantian PLT pejabat RSUD, dan disampaikan bahwa ini berkaitan dengan surat pengunduran diri dari ibu dokter yang dalam beberapa bulan lagi akan masuk dalam masa pensiun sehingga beliau lebih fokus pada urusan keluarga dan urusan lain yang berkaitan dengan pensiunnya,” terangnya.

Dikatakan juga bahwa pelantikan PLT yang saat ini dijabat oleh Subhan Hassannoesi, sejak Selasa (25/5/2021) masih bersifat sementara, untuk selanjutnya membantu dirinya dan wakil bupati menyiapkan pejabat Devinitif.

“Sesungguhnya kita juga menyadari aturan bahwa yang harus menjadi direktur divinitif adalah seorang dokter, jadi ini hanya sementara,” ungkapnya.

Dengan menempatkan PLT Dirut RSUD Subhan Hassannoesi, Bupati sangat berharap ada dukungan dari semua staf ASN dan Perawat serta para dokter umum dan spesialis untuk secara bersama membantu agar hal hal yang positif yang telah dilaksanakan oleh Dirut RSUD sebelumnya dapat dipertahankan dan yang buruk untuk dapat diperbaiki secara bersama sama.

PLT Direktur RSUD Kaimana, Subhan Hassannoesi, S.KM.S.AP, dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa tanggungjawab yang diberikan oleh pimpinan adalah berat, namun amanah ini akan dijalankannya bersama para staf ASN dan para tenaga perawat secara baik mendukung visi dan misi Bupati terpilih.

Sebab sambung PLT Direktur RSUD, pelayanan di RSUD ini, sesungguhnya bukan melayani masyarakat seperti pelayanan yang terjadi di OPD lain, melainkan melayani orang yang susah.

” Ini berat bagi kami, karena sudah dua Direktur yang telah melaksnakan tugas ini telah menceritakan unek uneknya, ke kami bahwa posisi Direktur ini posisi sangat sulit, kalau kita lihat tugas dan fungsi RUmah Sakit, agak sedikit berbeda karasteristik pelayanan dengan dinas dinas lain karena melaksanakan dua fungsi yakni manejerial dan fungsi Teknis, isinya banyak tenaga yang bekerja dan yang kami layani itu rata rata orang susah karena sakit, dan ini amanah yang menurut kami sangat berat,Tetapi kami punya kerinduan, harapan dan dilihat dari gestur, perhatian, kami catat sudah 4 kali kunjungi mengunjungi RSUD setelah dilantik, karena kami yakni dan percaya bapak bupati sependapat dengan kami bahwa di dalam ruangan ini diisi oleh oleh orang orang yang susah atau yang sakit yang harus kita jamah dan kita bantu,” katanya.

Senada dr, Joulanda dalam kesan dan pesan mengatak bahwa banyak hal yang telah dilakukan sejak bertugas dari Fakfak hingga dipindahkan di Kaimana dengan satu tujuan melayani masyarakat.

” Sejak Tahun 1996 bertugas di Fakfak hingga ditempatkan di Kaimana dan berada di sini (Kaimana) sudah 21Tahun, ini semua karena pengabdian dan pelayanan dan kecintaan saya kepada negara dan kepada masyarakat di Kaimana, ada suka dan duka yang paling berkesan bagi saya ketika ada pandemi Covid 19, kami bersama semua perawat dengan sekuat tenaga bagaimana melayani masyarakat dan kami para petugas semua masih diberikan kesehatan yang baik oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan pasien yang kami rawat juga bisa sembuh, dan kalau ada salah kami selama bertugas dari tempat ini kami mohon dimaafkan, karena saya adalah manusia biasa,” ucapnya.

Serah terima jabatan direktur RSUD Kaimana berdasarkan Surat Keputusan Bupati Momor 820/07, UU nomor 5 Tahun 2014, PP nomor 18 Tahun 2016, PP nomor 17 Tahun 2020 dan Perda Kabupaten Kaimana Nomor 4 Tahun 2016.

Berita lain untuk anda