Dandim 1707/Merauke, Letkol CZI Muh Rois Edy Susilo. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Banyak pihak mengecam tindakan terorisme yang sementara ini terus diantisipasi pencegahannya oleh pemerintah Indonesia melalui petugas keamanan Polri dan TNI.

Terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik, atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Komandan Kodim (Dandim) 1707/Merauke Letkol CZI Muh Rois Edy Susilo mengatakan, guna menciptakan rasa aman dan nyaman di Merauke, Kodim 1707/Merauke bersama Polres Merauke bersinergis melakukan kegiatan patroli malam dan juga razia kepada warga.

“Terkait teroris, kalau TNI sendiri sesuai UU nomor 34 tahun 2004 adalah mengatasi terorisme dalam kegiatan operasi militer selain perang. Itu tugas kita,” terang Dandim 1707/Merauke saat dikonfirmasi pada Selasa (06/04) di Merauke.

Patroli dimaksudkan untuk memberikan soft theraphy guna menekan berbagi kegiatan. Dandim menyebut, situasi Merauke relatif aman dan mensyukuri selama hari raya Paskah 2021, seluruh rangkaian kegiatan sampai puncak perayaannya berjalan aman dan lancar.

“Kemarin kegiatan hari Paskah situasinya aman, tenang dan bagi agama yang merayakannya melakukan ibadah dengan nyaman,” tutur Dandim.

Di lain sisi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1707/Merauke sebagai unsur yang melaksanakan pembinaan teritorial di tingkat kampung/desa/kelurahan, juga rutin melakukan komunikasi dengan masyarakat, tokoh agama, toko masyarakat sembari membagikan pengetahuan tentang teroris untuk diantisipasi bersama.

Para Babinsa juga meningkatkan kemampuan menguasai wilayah di tempat tugasnya. Salah satunya, dengan membina mitra Babinsa atau orang-orang yang dipercaya sebagai informan untuk memberikan laporan cepat ketika mengetahui berbagai kejadian yang ditemukan.

“Bhabinsa juga ada kegiatan komunikasi sosial (Komsos) untuk berinteraksi dengan masyarakat guna meningkatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan tetap mempertahankan semangat Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya lagi.

Selain itu, para Bhabinsa ikut melakukan kerja bakti, karya bakti membantu bangun rumah penduduk, tempat ibadah, perbaiki jalan maupun jembatan rusak secara gotong royong.

“Saya mengajak masyarakat tidak perlu takut terhadap ancaman, tetap mempercayakan kepada kami dengan segera melaporkan jika ditemukan kegiatan yang mencurigakan untuk dapat dilakukan pencegahan dini,” ajak Dandim Merauke.

Berita lain untuk anda