PJ Wali Kota Ternate, Hasyim Daeng Barang saat memimpin rapat evaluasi terhadap PTT, di lingkup Pemerintah Kota Ternate, di ruang rapat kantor Walikota Ternate, Senin (5/4/2021). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Jumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate hingga saat ini berjumlah 3.540 orang, yang terdiri dari 1.177 lulusan sarjana dan 2.363 lulusan SMA. Dari jumlah tersebut, sudah termasuk didalamnya 974 PTT yang baru diangkat sesuai SK tahun 2021.

“Apakah pengangkatan 974 PTT itu sudah melalui analisis dan beban kerja belum? Urgensinya apa? Keunggulannya apa? Karena harus melalui pertimbangan-pertimbangan, bahwa misalnya dengan posisi anggaran kita tidak mampu, untuk membayar pengangkatan PTT sekian jumlah tersebut, kecuali memang sangat dibutuhkan seperti tenaga kesehatan,” kata PJ Wali Kota Ternate, Hasyim Daeng Barang saat memimpin rapat evaluasi terhadap PTT, di lingkup Pemerintah Kota Ternate, di ruang rapat kantor Walikota Ternate, Senin (5/4/21).

“Saya mempersoalkan apakah efektif tidak? Terus yang diangkat itu benar-benar dipakai tidak? diberdayakan di sana tidak?,” ujar dia.

Total anggaran untuk gaji PTT di tahun 2020 sebesar Rp 29.613.200.000. Sedangkan dengan adanya pengangkatan PTT baru anggaran untuk gaji PTT 2021 naik hingga Rp 41.056.800.000.

“Kalau kita gunakan analisis program kerja itu sudah pas lah. Itu memang aturan main, prosedur mekanismenya seperti itu. Jadi, mengangkat sesuatu itu sesuai kebutuhan kita. Saya mungkin fokus di 974 itu. Dari 974 ini kita bisa efisiensi kurang lebih Rp 7 miliar, artinya setengah bisa kita alokasikan untuk teman-teman CPNS yang mau Latsar, supaya teman-teman CPNS bisa mendapatkan kesempatan untuk pra jabatan,” ungkap dia.

PJ Wali Kota juga menghimbau agar seluruh laporan, terkait evaluasi PTT dapat dilaporkan secara mendetail paling lambat Sabtu (10/4/2021), untuk kemudian ditindaklanjuti.

Berita lain untuk anda