Pengambilan sumpah dan janji empat pasangan bupati dan wakil bupati, di Gedung Negara Provinsi Papua. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Setelah penundaan, akhirnya pasangan Romanus Mbaraka-H. Riduan, dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merauke oleh Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, Rabu (03/03/2021).

Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Jayapura bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kerom, Asmat dan Pegunungan Bintang. Sementara Forkompimda Kabupaten Merauke menyaksikan pelantikan secara virtual di Auditorium Kantor Bupati Merauke.

Dalam sambutan Gubernur Papua yang diwakili Wakil Gubernur Klemen Tinal menekankan, para bupati dan wakil yang dilantik selanjutnya segera menjalankan tugas dan tanggung jawab serta dengan sepenuh hati berjuang memajukan pembangunan masyarakat di daerah.

“Komunikasi dan koordinasi antara kabupaten dan provinsi ditingkatkan. Supaya pada saat ada masalah kita sama-sama selesaikan,” pinta Klemen Tinal.

Bupati dan Wakil Bupati juga diingatkan mengikuti prosedur berjenjang dalam mengurus daerah. Sebab, Gubernur dan Wakilnya adalah perwakilan pemerintah pusat yang ada di daerah provinsi. Sehingga segala urusan, atau masalah di daerah tidak boleh langsung ke Jakarta.

“Hal ini harus dipahami dengan baik supaya perjalanan pemerintahan ke depan itu benar dan baik. Bupati yang baik belum tentu benar, dan kalau benar pasti baik,” pungkasnya.

Tidak kalah penting, Wagub mengajak pimpinan daerah harus takut akan Tuhan dan tidak melupakan Tuhan, agar setiap tanggungjawab yang dikerjakan diberkati oleh Yang Maha Kuasa.

Penekakan kedua, dana Otonomi Khusus (Otsus) harus benar-benar diperuntukan untuk orang asli Papua (OAP).

“Pastikan dana Otsus untuk kemajuan orang asli Papua. Kalau itu kita lakukan, rakyat Papua akan maju,” tandasnya.

Berita lain untuk anda