Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Dt. Iqro Ramadhan. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Naik dan turunnya indeks demokrasi menjadi alasan penting meningkatkan pembangunan politik di Indonesia. Fluktuasi angka indeks demokrasi Indonesia ini menjadi cerminan situasi dalam dinamika demokrasi.

Hal tersebut diungkap Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Dt. Iqro Ramadhan, dalam rilisnya yang diterima Teropongnews.com, Minggu (14/3/2021).

Menurutnya, data indeks demokrasi dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hasil dari indeks tersebut menjadi identifikasi setiap kekuatan dan kelemahan demokrasi, terutama di Provinsi Kaltara.

”Berdasarkan indeks penilaian tersebut, kita bisa mengetahui kelemahan demokrasi ini. Harus terus meningkat! Masih banyak hal yang harus dipelajari dan diperbaiki lagi dari indeks demokrasi di Kaltara. Ke depannya, peningkatan ini harus menjadi kekuatan dalam demokrasi kita,” ujar dia.

Dia menambahkan, peningkatan fungsi penguatan kelompok kerja (pokja) dalam demokrasi di Indonesia merupakan hal yang penting, untuk menyamakan pemahaman dan sikap dalam pelaksanaan pembangunan politik dengan dasar komunikasi yang intensif antara pemerintah daerah dan pokja.

Dt. Iqro Ramadhan yang juga pernah menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Tana Tidung ini meminta setiap elemen dalam pemerintah serta masyarakat, dapat saling bergandengan untuk meningkatkan indeks demokrasi di Kaltara.

“Tugas kita harus mendorong maju indeks demokrasi, sama-sama berpikir bagaimana cara meningkatkan indeks demokrasi di Kaltara. Namun upaya kita meningkatkan indeks demokrasi ini jangan sampai mengenyampingkan masalah Covid-19,” pinta dia.

Berita lain untuk anda