Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw. Foto-Rudy Sopaheluwakan/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Komisi III DPRD Provinsi Maluku akan melaksanakan agenda pengawasan, untuk mengawasi sejumlah proyek yang berasal dari APBD dan APBN tahun 2020. Agenda pengawasan yang dilakukan oleh Komisi III ini, akan dimulai dari Kabupaten Buru dan Buru Selatan (Bursel).

Demikian disampaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, usai menggelar rapat kerja bersama mitra, dalam rangka membicarakan persiapan pengawasan, di ruang rapat paripurna, Jumat (26/2/2021).

“Agendanya kita sekarang ini, akan melakukan pengawasan di Kabupaten Buru dan Buru Selatan. Untuk persiapan pengawasan ini, maka tentunya kita harus mengundang mitra, dalam rangka melakukan koordinasi,” ujar dia.

Namun demikian, Richard Rahakbauw mengaku, masih ada banyak kendala yang dihadapi oleh pihaknya. Salah satunya yakni, soal data kegiatan lapangan. Pasalnya, ada beberapa OPD teknis yang datanya belum lengkap.

“Untuk itu, kita harus bersepakat untuk teman-teman mitra akan memasukan dokumen itu terhitung hari ini, sampai dengan besok pukul 12.00 WIT. Seluruh OPD yang menjadi mitra Komisi III, memiliki program dan kegiatan di Buru dan Bursel, dokumennya sudah ada di kita. Nanti kita pelajari seluruh dokumen itu,” tambahnya.

Rencananya, Komisi III akan kembali menggelar rapat dengan mitra pada hari Selasa. Namun sebelumnya, rapat internal akan dilakukan. Karena dari perkembangan pembicaraan, lanjut Richard Rahakbauw, pihaknya perlu juga mendengarkan masukan dari mitra.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada teman-teman mitra, karena mereka memberikan dukungan terhadap kinerja Komisi III dalam rangka melakukan pengawasan terhadap program kegiatan yang dibiayai dengan anggaran APBD dan APBN Tahun Anggaran 2020,” pungkas dia.

“Kami berharap, mereka bisa masukan dokumen yang lengkap, agar Komisi III melihat sampelnya. Sehingga 8 hari kedepan ini, dapat digunakan secara maksimal untuk melihat proyek-proyek yang sudah dijadikan sampel untuk kita tinjau,” tandas Richard Rahakbauw.

Berita lain untuk anda