Barang bukti miras lokal yang diamankan Polsek Merauke Kota. Foto-ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji akan mengalihkan penggunaan minuman keras lokal. Bukan lagi untuk dikonsumsi melainkan untuk kebutuhan medis (pencuci luka),anti septik, parfum atau kebutuhan lainnya.

Tindakan ini untuk tidak menghentikan masyarakat dalam mencari nafkah namun harus ada pembatasan dan pengalihan fungsi. Yang dari sebelumnya hanya untuk dikonsumsi dan bermasalah dengan kesehatan hingga menimnulkan tindakan kriminal, maka ke depannya produksi miras lokal hanya untuk kebutuhan yang baik.

“Kita tidak mau mereka susah, mereka harus bertahan hidup dengan penghasilan dari hasil kerja yang baik,” ucap Kapolres Merauke, Senin (22/02/2021).

Para produksi miras lokal akan didamping dan diarahkan untuk menghasilkan produk yang diinginkan. Tetapi tidak semua, hanya beberapa saja yang akan didampingi dan selanjutnya terus dilakukan pengawasan agar jangan sampai ada yang melakukan kecurangan atau tidak sesuai peruntukan.

AKBP Untung Sangaji akan melihat siapa saja dari pemilik yang memproduksi miras lokal itu. Di antaranya adalah mereka yang selama ini digrebek dan diamankan petugas karena masih membuat miras lokal.

Diawali dengan pedataan, pembinaan, praktek, pengujian kualitas hasil dan kemudian pemasaran. Ini sebagai inovasi baru yang digagas Kapolres Meruke untuk merubah sesuatu yang dianggap buruk, kemudian menjadi sangat bermanfaat dan bernilai jual.

Artinya, mengatasi masalah tanpa masalah dengan memberikan solusi terbaik dan tidak merugikan pihak tertentu.

“Kita arahkan dan bimbing mereka untuk lebih baik. Hasilnya kita akan bantu pemasarannya kerjasama dengan kesehatan ,” tutup Untung.

Berita lain untuk anda