Polisi saat melakukan pengamanan di lokasi kejadian. (Foto:Mega/TN)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Warga komplek Sorpus melakukan aksi blokade jalan di jalan Ahmad Yani tepatnya di depan SUPM Sorong, Minggu (21/2/2021)

Pantauan media ini, warga memblokade jalan dengan cara membakar ban bekas dan kayu. Akibat dari aksi blokade tersebut, pengendara yang melintas terpaksa memutar balik arah.

Kapolsek Sorong Kota, Kompol Muhammad Salim Nurlily mengatakan bahwa aksi blokade itu dipicu lantaran kerabat merek bernama Riki Jefry meninggal akibat kecelakaan.

“Sekitar pukul 07.20 WIT tadi telah terjadi laka tunggal dimana korban atas nama Riki Jefri meninggal karena kecelakaan. Kemudian keluarga korban tidak menerima, dugaan mereka bahwa kecelakaan ini semata-mata bukan murni kecelakaan,jelas Salim di lokasi kejadian.

Salim menegaskan, meninggalnya Riki Jefry murni karena kecelakaan. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kkorban.

“Berdasarkan saksi-saksi di lapangan, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan kecelakaan tersebut juga murni kecelakaan tunggal, ” tegas Salim

Terkait kronologis kecelakaan yang menimpa Riki Jefry, Salim menjelaskan bahwa saat itu Jefri mengendarai sepeda motor dari arah Al- Jihad hendak menuju ke kampung baru.

Setiba di depan Komplek dokarim, kata Salim, Jefry hilang kendali hingga terjadi lakalantas dan meninggal dunia.

“Saat ini jenasah ada di rumah sakit Sele Be Solu untuk persiapan dibawa ke rumah duka, ” pungkas Salim.

Polisi saat berusaha membuka blokade jalan. (Foto:Mega/TN)

Hingga pukul 23.00 WIT, jalan yang diblokade belum juga dibuka. Personil Polres Sorong kota dengan senjata lengkap masih berjaga di lokasi kejadian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Berita lain untuk anda