Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M. M,. (Foto:Mega/TN)

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Pemerintah pusat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat, yang berlaku untuk semua daerah di Indonesia.

Namun untuk daerah kota Sorong, pemberlakuan PSBB belum bisa dilakukan. Mengingat tingkat kesembuhan pasien COVID-19 sudah mencapai angka 91 persen.

“Di kota Sorong ini kan tingkat kesembuhan sudah 91 persen, kita bertahan dengan kondisi yang ada saja tidak usah PSBB. Tapi saya mohon, pada saya punya warga tetap disiplin dan selalu menerapkan protokol kesehatan, “jelas Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M. M,. kepada awak media di aula Samusiret, Kamis (7/1/2021).

Menurut Lambert, 91 persen tingkat kesembuhan itu sudah jauh lebih baik. Lambert berharap, angka tersebut terus mengalami peningkatan hingga kota Sorong benar-benar dinyatakan bebas dari COVID-19.

“Kalau bisa kita bertahan di angka itu. Kalau toh ada peningkatan 1 atau 2 orang tidak apa-apa, itu wajar. Jadi intinya kita tidak bisa menerapkan PSBB seperti di Jawa dan Bali. Wajar mereka terapkan PSBB, karena dari tingkat penyeberan virus Corona disana juga semakin meningkat,”terang Lambert.

Kendati di wilayah kota Sorong belum bisa menerapkan PSBB, Lambert tetap mengimbau agar warga senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian baik untuk diri sendiri maupun keluarga, guna menekan penyebaran COVID-19

“Untuk kota Sorong tidak terlalu berbahaya dan tidak juga terlalu ringan, tapi ada. Jadi wajar kita membutuhkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Ini sudah 9 bulan kita dalam masa pandemi. Kalau warga masih bandel itu kan hak dia, kalau terjadi apa-apa jangan salahkan pemerintah, karena pemerintah sudah berbuat baik untuk menekan penyebaran COVID-19 ini, “pungkas Lambert.

Berita lain untuk anda