Anggota DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw. Foto-Rudy Sopaheluwakan/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw menyatakan, pada tanggal 15 Januari, ada 10 pejabat daerah yang menyatakan diri siap untuk divaksin bersama tenaga kesehatan, termasuk dirinya.

Langkah ini dilakukan, untuk menunjukan komitmen pemerintah kepada masyarakat, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pasalnya, vaksin ini akan meningkatkan kekebalan, dan tidak mudah untuk terjangkit Virus Corona.

“Untuk itu, sebagai pejabat daerah kita harus menunjukan kepada masyarakat, bahwa vaksin Covid-19 iti aman untuk digunakan, dan masyarakat tidak perlu takut,” kata Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku ini kepada wartawan, di gedung DPRD Provinsi Maluku, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya, jika pejabat takut divaksin, maka jangan salahkan masyarakat, kalau mereka juga menolak untuk divaksin.

“Besok jam 08.30 WIT kita akan berada di RSUP Dr. Leimena untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Bahkan tadi saya sudah minta kepada panitia, kalau bisa saya menjadi orang yang pertama kali divaksin,” ungkap Rahakbauw.

Dia mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 ini sama dengan imunisasi saja. Dia meminta masyarakat untuk tidak takut, karena sebelum vaksin Covid-19 ini didistribusikan, sudah melalui uji klinis.

“Bahkan BPOM juga telah mengeluarkan rekomendasi, jika vaksin ini aman. Untuk itu, masyarakat sudah harus siap untuk divaksin, sehingga terhindar dari Covid-19,” tandas Rahakbauw.

Berita lain untuk anda