Nampak pohon kelapa dalam kondisi menyentuh kabel listrik di Merauke.Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Seperti diketahui bahwa listrik sangat dibutuhkan dalam kehidupan setiap hari. Baik di rumah, perkantoran, rumah sakit, perusahaan, sekolah maupun tempat lainnya.

Jika terjadi gangguan pada jaringan listrik, sudah pasti aliran listriknya jadi terhambat hingga sampai pada pemadaman. Ketika itu terjadi, petugas PLN langsung bergegas melakukan perbaikan dengan berbagai cara hingga harus memindahkan tiang listrik.

Seperti yang terjadi di Jalan Mess Tanpa Nama Kota Merauke. Di jalur ini sering terjadi gangguan karena ranting atau daun pohon menyentuh pada kabel telanjang. Selain itu, tidak ada akses bagi petugas untuk lakukan pemeliharaan.

“Supaya kita punya sistem kelistrikan tidak sering terganggu, jadi kita pindahkan saja dengan menanam tiang baru agak jauh dari pohon,” ujar Pengawas Pembangunan Jaringan PLN UP3 Merauke, Markus B, Senin (18/01/2021).

Persoalan serupa diharapkan pemilik tanaman umur panjang punya kesadaran untuk menebang pohon yang sudah mendekati atau menyentuh kabel. Atau mengijinkan petugas melakukan penebangan tanpa ganti rugi demi keamanan dan kelancaran bersama.

Markus membeberkan, sering petugas PLN mengalami kendala ketika hendak menebang pohon atau ada perbaikan jaringan listrik kurang didukung masyarakat. Pasalnya, pohon kelapa misalnya, oleh pemilik minta pembayaran ganti rugi kepada petugas sebelum diberi ijin untuk ditebang.

“Ada yang mau, ada yang tidak mau. Kita jadi kesulitan untuk melakukan pemeliharaan,” ucapnya lagi.

Menurut Markus, dukungan masyarakat akan sangat membantu tetap lancarnya arus listrik. Salah satunya tidak meminta ganti rugi ketika pohon kelapa atau pohon-pohon lain yang harus ditebang karena mengganggu kabel.

Lanjut dikatakan, dalam rangka persiapan pelaksanaan PON ke-XX tahun 2021, petugas PLN gencar melakukan pemeliharaan dan juga penambahan jaringan kelistrikan di Merauke. “Di mana ada gangguan, kita atasi segera,” tandasnya.

Berita lain untuk anda