Kadiskes Merauke dr. Nevile A. Muskita. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Merauke akhir-akhir ini kian meningkat. Kondisi ini dipandang perlu dilakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah tersebut.

Juga diimbangi dengan pengetatan protokol kesehatan Covid-19 dan didukung dengan penegakan hukum protokol kesehatan. Mengingat, masyarakat Merauke masih banyak ditemukan tidak pakai masker dan tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan pemerintah.

“Penegakkan protokol kesehatan adalah tugas petugas keamanan, bukan kita petugas kesehatan,” ucap Kadis Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevile A. Muskita kepada wartawan, Senin (11/01/2021).

Lanjut kata Nevile, data terakhir Covid-19 di RSUD secara akumulatif sudah mencapai 104 pasien. Dari angka ini, ada tambahan dua orang meninggal dunia sehingga totalnya menjadi 11 yang meninggal dunia.

Secara terpisah, Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap menindaklanjuti untuk menindak para pelanggar. Tentunya bekerja sama dengan Satpol PP, TNI dan para pihak yang tergabung dalam Satgas Covid-19 di Kabupaten Merauke.

“Sebelumnya sudah berupa imbauan. Malam ini kita mulai jalan dan angkat-angkat orang yang tidak pakai masker,” tegas Kapolres di ruang kerjanya.

Berita lain untuk anda