Syukuran HUT Paroki Santo Arnoldus Janssen yang ditandai dengan peniupan lilin kue ulang tahun. (Foto:Mega/TN).

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Umat Gereja Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu, kota Sorong, rayakan puncak HUT ke-17, Jumat (15/1/2021) malam. Puluhan umat turut hadir pada di acara tersebut.

Tidak hanya itu, para suster dan romo juga datang pada acara tersebut, termasuk Ketua dewan paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu, Jermias Gembenop S.Sos., M.H.

Pantauan media ini, perayaan HUT Gereja Paroki St Arnoldus Janssen Malanu berlangsung sederhana. Peribadatan juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan ketat.

Ketua dewan paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu, Jermias Gembenop S.Sos., M.H. mengatakan bahwa meski situasi saat ini masih dalam pandemi COVID-19, pihak gereja tetap merayakan HUT tersebut walau penuh dengan keterbatasan.

“Setiap tanggal 15 Januari, Gereja Paroki Santo Arnoldus Janssen selalu merayakan hari ulang tahun. Namun dalam kondisi pandemi seperti ini, jadi kegiatan yang kami lakukan itu tidak banyak dan tidak berlebihan juga, “ujar Jermias di sela-sela kegiatan.

Adapun beberapa kegiatan yang sudah dilakukan yakni berbagi kasih dengan para janda, duda, kaum dhuafa, atau warga yang memerlukan bantuan. Apalagi, di tengah pandemi COVID-19 seperti ini banyak perekonomian warga yang terdampak.

“Puncak perayaan pada malam hari ini kita syukuri apa adanya dengan keterbatasan, tetapi tetap semangat untuk membangun kebersamaan di dalam komunitas gereja, dan bagaimana kita saling menguatkan sesuai dengan visi-misi dari pelindung kita santo Arnoldus janssen, “ucapnya.

Di usia Paroki Santo Arnoldus Janssen yang ke 17 tahun ini, Jermias berharap umat semakin dewasa dengan bukan hanya beriman, tapi mewujudkan imannya dalam keseharian hidup. Semakin erat dan bersatu agar menjadi tangguh menghadapi tantangan zaman, dewasa dalam bersikap dan rendah hati.

“Usia 17 tahun itu adalah masa menuju kedewasaan, yang artinya sudah mengenal dirinya kekuarangan-kekurangannya dan sudah siap terjun ke dunia dewasa. Sehingga komunikasi, korelasi dan mentalitas, iman spiritual yang merupakan akar dari kehidupan berbangsa dan bernegara, bermasyarakat senantiasa kita tingkatkan dan kita kuatkan. Terutama dalam membantu pemerintah terutama dalam kondisi pandemi seprti saat ini,”pungkasnya.

Berita lain untuk anda