Warga korban kebakaran menyampaikan keluhannya kepada Kepala Kelurahan Yobe Agustinus Jitmau, saat mengunjungi lokasi kebakaran, Kamis (7/1/2021) siang. (Foto: Nesta/TN).

TEROPONGNEWS.COM, SENTANI – Warga korban kebakaran di Komplek Eks Pasar Lama Abepura, RT 003/RW 003, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Jayapura, berharap mendapatkan bantuan material bahan bangunan untuk membangun kembali rumah yang hangus terbakar.

Ketua RT 003, Ronald Sitorus menyampaikan kebutuhan ini usai menemani Kepala Kelurahan Yobe Agustinus Jitmau menemui warga korban kebakaran Eks Pasar Lama Abepura, Kamis (7/1/2021).

“Jadi saya mengimbau kepada donatur-donatur kalau memang ada ingin memberi bantuan, sekiranya dapat memberi bantuan material bahan bangunan, untuk membangun kembali rumah mereka. Warga korban kebakaran membutuhkan semen, pasir, batu dan kayu,” kata Ronald Sitorus saat ditemui di lokasi.

Harapan agar ada bantuan material untuk membangun kembali rumah juga diungkapkan Sertin Novrianti Said (35), yang menjadi korban.

“Kami butuh material seperti semen, kayu, batu dan seng untuk membangun kembali rumah kami yang terbakar ini. Mudah-mudahan bantuan material ini secepatnya ada, entah dari pemerintah maupun donatur-donatur,” ujar perempuan yang akrab disapa Titin ini kepada wartawan media online ini di lokasi kebakaran, Kamis (7/1/2021) siang.

Meski demikian, ia dan 142 warga yang menjadi korban kebakaran sudah bersyukur mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa makanan dan tenaga medis.

Saat ini, para korban kebakaran ini masih tinggal di rumah-rumah para tetangga yang selamat.

Untuk diketahui, kurang lebih sebanyak 7 unit rumah dan 24 kamar kost di Komplek Eks Pasar Lama Abepura, RT 003/RW 003, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura,
terbakar pada Jumat (18/12/2020) malam lalu.

Rumah yang terbakar itu antara lain 1 unit rumah dan 3 kar kost milik Hj. Daeng Nginga, 1 unit rumah milik Hj Sompa, 1 unit rumah milik Firman Amin, 1 unit rumah milik Tina Meraudje, 1 unit rumah dan 2 kamar kost milik Sami Indriastuti, 12 unit rumah kost milik Karmel Fingkreuw, serta 1 unit rumah dan 10 kamar kost milik Roni Meraudje.

Kebakaran terjadi di duga karena kompor yang ada di bagian dapur di salah satu rumah warga. Api pun berhasil dipadamkan kurang lebih 2,5 jam oleh 3 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan 3 unit mobil Water Cannon milik Brimobda Polda Papua dan Polresta Jayapura. **

Berita lain untuk anda