Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han) saat menaburkan bunga untuk mengenang arwah para pahlawan. (Foto:Mega/TN)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Koarmada III melaksanakan upacara tabur bunga untuk mengenang peristiwa pertempuran Laut Arafuru pada 15 Januari 1962 atau yang dikenal dengan Hari Dharma Samudera.

Prosesi upacara tersebut dilakukan di atas geladak KRI Teluk Lada-521, Jumat (15/1/2021) dengan bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han).

Pantauan media ini, upacara tabur bunga hari Dharma Samudera 2021, diawali penghormatan dan mengheningkan cipta kepada arwah para Pahlawan, kemudian melaksanakan pelarungan bunga oleh Pangkoarmada III dilanjutkan prosesi tabur bunga ke laut yang diikuti oleh peserta upacara.

upacara tabur bunga hari Dharma Samudera 2021 yang diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. (Foto:Mega/TN)

Peringatan Hari Dharma Samudera untuk mengenang peristiwa heroik yang terjadi di Laut Aru, Maluku, pada 15 Januari 1962. Pada peristiwa itu, tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Macan Tutul, KRI Macan Kumbang, dan KRI Harimau, bertempur melawan dua kapal jenis destroyer, serta pesawat jenis Neptune dan Frely milik Belanda demi mempertahankan Irian Barat.

Pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada tanggal 15 januari 1962 merupakan peristiwa heroik dalam sejarah Angkatan Laut yang ditunjukkan pelaut-pelaut kita dibawah kepemimpinan Komodor Yos Sudarso. Sebagai Prajurit Laut, beliau menunjukkan keteladanan dan inspirasi kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang diemban. Sifat rela berkorban dan ikhlas dalam bekerja merupakan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan dalam peristiwa tersebut.

Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han) saat melarungkan krans bunga ke laut. (Foto:Mega/TN)

Peristiwa tersebut, menorehkan tinta emas dalam sejarah nasional perjuangan bangsa Indonesia oleh prajurit-prajurit laut dalam menegakkan kedaulatan NKRI, oleh karena itu Pimpinan TNI AL, menetapkan bahwa setiap tanggal 15 Januari diperingati sebagai Hari Dharma Samudera.

Dalam amanat KASAL, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E,.M.M yang dibacakan oleh Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han) mengatakan bahwa peringatan Hari Dharma Samudera kali ini sedianya akan dilaksanakan secara terpusat di Kepulauan Natuna. Namun dengan adanya musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, maka pelaksanaan upacara secara sederhana dilaksanakan di dermaga Kolinlamil Jakarta.

“Perubahan tersebut merupakan wujud empati kita bersama dalam rangka memfokuskan kekuatan alutsista dan personel TNI Angkatan Laut untuk mendukung operasi pencarian dan pengangkatan pesawat Sriwijaya Air SJ-18,” ujarnya, Pangkoarmada III.

Pada momentum peringatan Hari Dharma Samudera, Pangkoarmada III menegaskan kepada kepada seluruh prajurit TNI AL untuk bertekad mewujudkan nilai-nilai patriotisme, kepahlawanan dan kepemimpinan yang diwariskan oleh para pendahulu kita di dalam pengabdiannya kepada tni angkatan laut, TNI, bangsa dan negara tercinta.

“Selaras dengan semangat “Jalesveva Jayamahe” yang berarti “Justru di Laut Kita Jaya” atau “Di Laut Kita Menang”, saya harapkan peringatan Hari Dharma Samudera tahun ini juga dapat menginspirasi bangsa Indonesia untuk membangun dan membangkitkan kembali kejayaan nusantara, dengan menyadari bahwa laut adalah faktor kunci tercapainya kejayaan bangsa menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” tegasnya.

Berita lain untuk anda