Manager PLN ULP Merauke Kota, Ryan. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Dalam memberikan kemudahan bagi pelanggan di tengah Pandemi Covid-19, PLN telah menyediakan satu aplikasi baru yakni new PLN Mobile yang kini mulai berjalan usai launching pada 18 Desember 2020 lalu.

Layanan ini disiapkan selain untuk memberi kemudahan, juga adanya pengalaman baru bagi pelanggan di era digital seperti sekarang ini. Selain itu, menghindari kontak langsung antara petugas dan pelanggan, PLN terus mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang, sehingga seluruh jenis pelayanan PLN yang berkaitan dengan pelanggan akan berbasis teknologi.

“Seperti permohonan tambah daya, beli token hingga pengaduan gangguan listrik dapat dilakukan melalui genggaman tangan. Aplikasi PLN mobile ini sangat memudahkan kita, dari rumah kita bisa mengakses segala layanan PLN. Silahkan download melalui aplikasi Play Store dan Appstore,” ucap Manager PLN ULP Merauke Kota, Ryan di ruang kerjanya, Selasa (02/01/2021).

Sebelum diluncurkan layanan ini, pelanggan atau masyarakat yang hendak memasang meteran baru, tambah daya atau melakukan pengaduan harus mendatangi petugas di kantor PLN. Kemudian, dalam situasi Covid-19 yang masih belum berakhir, layanan PLN mobile menjadi pilihan dan solusi terbaik guna menghindari kerumunan atau kontak dengan petugas.

Merauke sendiri, penggunaan layanan PLN mobile sudah mencapai ribuan ID pelanggan. Salah satu fitur layanan PLN mobile yang tidak kalah penting adalah SwaCAM bagi pengguna pascabayar. Biasanya setiap bulan pasti petugas akan mendatangi rumah pelanggan untuk mencatat meteran. Kini, melalui aplikasi yang sama, tanggal 24 -27 dalam setiap bulannya, pelanggan dapat membantu petugas dengan memotret meteran listrik dan diteruskan ke PLN Mobile.

Di situ, pelanggan dapat melihat sendiri besaran pemakaian dan tidak ada lagi kecurigaan atau kesalahpahaman besaran yang harus dibayar. Ryan mengatakan, setiap pengaduan atau permintaan pelanggan melalui PLN mobile akan langsung terkonek dengan Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) di sekitar wilayah pengadu.

Setiap keluhan pasti akan ditindaklanjuti dan dikomunikasikan secara baik kepada masyarakat.

“Kita selalu ingin memberikan pelayanan yang terbaik, baik pelayanan di kantor maupun pelayanan kelistrikan. Masyarakat akan mendapatkan yang terbaik sama dengan di wilayah lainnya,” tuturnya.

Selain memperkenalkan new PLN Mobile, Ryan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar membiasakan hidup hemat dalam pemakaian arus listrik, artinya dipakai sesuai kebutuhan. Pada waktu istirahat, lampu listrik yang tidak dibutuhkan sebaiknya dipadamkan. PLN saat ini juga memiliki kWh Prabayar, yang di mana pengguna dapat mengontrol pemakaian listriknya.

Lanjut kata Ryan, di Merauke sekitar lebih dari 70 persen pemadaman listrik dikarenakan PLN sedang melakukan pemeliharaan listrik dan pembangunan jaringan untuk sistem kelistrikan yang lebih baik.

Namun sebelumnya, PLN pasti akan menyampaikan informasi pemadaman melalui media sosial untuk diketahui masyarakat dan sekarang penyampaian informasi juga sudah bisa melalui PLN Mobile.

Lanjut kata Ryan, menyambut rencana pelaksanaan PON ke XX tahun 2021, PLN Merauke gencar mempersiapkan pemeliharaan dan pembangunan jaringan listrik. Ada banyak jaringan yang dibangun hingga sampai di sirkuit balap motor di daerah Kebun coklat, Distrik Tanah Miring Merauke.

Selain itu, PLN menyiapkan dua jalur listrik untuk Stadion Katalpal dan di titik atau venue yang menjadi pusat pelaksanaan cabang olahraga. Tujuannya ketika terjadi hambatan atau pemadaman, salah satu jalur akan langsung disambungkan dengan jalur lainnya.

“Kita memaksimalkan penggunaan listrik. Sebisa mungkin kita tidak pakai genset. Memang ada genset mobile bantuan dari pusat, itu sebagai backup terakhir, tapi kita utamakan semuanya melalui jaringan listrik kita masih bisa handle semua kegiatan selama pelaksanaan PON nanti,” pungkasnya.

Saat ini, daya mampu sistem kelistrikan Merauke sebesar 48,5 Mega Watt (MW), dengan beban puncak sebesar 21,5 MW. Dengan kata lain saat ini daya mampu PLN masih surplus sebesar 27 MW, bahkan menurutnya, jika nanti untuk pemekaran wilayah Merauke menjadi Provinsi masih mencukupi dengan kapasitas yang ada.

Berita lain untuk anda