Tiga pelaku Narkoba yang diamankan Tim Opsnal Narkoba Polres Merauke. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Tiga pelaku yang merupakan Target Operasi (TO) dari tim Opsnal Narkoba Polres Merauke, akhirnya ditangkap pada Sabtu (26/12/2020) sekitar jam 18.00 Wit, di Jalan Irian Seringgu Merauke.

Sebelumnya, polisi mendapatkan informasi bahwa dua hari sebelumnya tersangka atas nama Alfa, melakukan transaksi narkotika jenis Shabu Shabu.

Dari informasi itu, Tim Opsnal melakukan pengintaian kepada tersangka Alfa dan akhirnya dilakukan penggrebekan di tempat tinggalnya di Jalan Irian Seringgu.

Waktu bersamaan, ternyata tersangka tidak sendirian, ia bersama dua orang rekannya Herman dan Mukhlis yang juga pelaku narkoba sedang mengkonsumsi Shabu Shabu.

“Dari Herman didapati, 0,19 gram Shabu kristal. Lalu tersangka Mukhlis terdapat 0,01 gram Shabu kristal. Keduanya mengakui membeli dari tersangka Alfa,” ujar Kasubbag Humas Polres Merauke, AKP Arrifin didampingi KBO Satuan Narkoba, IPDA Edi Santoso dan anggotanya dalam Konferensi Pers, Kamis (31/12/2020) di Ruang Humas.

IPDA Edi Santoso kesempatan yang sama menyampaikan, setelah diinterogasi, Alfa mengaku barang tersebut adalah miliknya, bahkan sebagian barang tersimpan di rumah Alfa yang kemudian diamankan petugas.

Barang itu bukti berupa Shabu kristal sebanyak 0,39 gram yang disimpan di dalam kemasan botol rexona. Polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 7.000.000 hasil penjualan Shabu dan HP milik pelaku.

“Alfa mengaku barang tersebut didapat dari Kabupaten Boven Digoel dari salah seorang berinisial A untuk dipasarkan ke Merauke,” ujar Edi.

IPDA Edi menyebut, mereka (tiga pelaku) adalah pemain lama yang menjadi TO Opsnal Narkoba Polres Merauke. Tiga pelaku ini dikenakan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman di penjara selama 15 tahun.

Diketahui, pelaku Herman berstatus mahasiswa di Merauke. Pelaku Alfa sebagai Barista Kopi dan Mukhlis bekerja di warung makan dan semuanya berdomisili di Merauke.

Berita lain untuk anda