Dian Islamiati mahasiswa smester IV Universitas Fajar (Unifa) Makassar yang magang di Redaksi TeropongNews.com.

TEROPONGNEWS.COM, SORONG-
Magang merupakan bagian dari suatu pelatihan kerja yang biasanya dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir. Lewat kesempatan tersebut, mahasiswa bisanya mempraktekkan ilmu dan skill yang dipelajarinya selama kuliah sekaligus mendapatkan ilmu-ilmu baru dari tempat magang. Dengan begitu, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman yang kemudian jadi bekal untuk menjalani dunia kerja yang sebenarnya.

Terkait hal itu, Redaksi TeropongNews.com kembali menerima mahasiswa magang atas nama Dian Islamiati dari Universitas Fajar (Unifa) Makassar. Sebelumnya Redaksi TeropongNews.com juga pernah menerima mahasiswa magang dari Sekolah Tinggi IAIN Ambon dan siswa praktek SMKN 1 Sorong.

Menurut Dian, selama ini pada dasarnya sebuah kampus sendiri menerapkan sistem pembelajaran dengan SKS yang hampir keseluruhan mengharuskan adanya kegiatan belajar di dalam kelas.

Ini menunjukkan kurangnya kemerdekaan belajar yang harus dijalankan oleh setiap mahasiswa dalam melakukan pembelajarannya.

Menurut mahasiswa semester IV ini, adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim pada bulan Januari lalu, yang salah satu program didalamnya ialah memberikan kesempatan kepada Mahasiswa untuk belajar di luar kelas, dan dapat terjun langsung kelapangan mengenal proses kerja industri sesungguhnya yang biasa disebut program praktik magang.

Seperti yang dilakukan mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Fajar Makassar ini, ia pun mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan mengikuti program praktik magang selama kurang lebih lima bulan yang mulai bulan November di media Jurnalistik online Teropong News, yang berada di Kota Sorong Papua Barat.

“Menurut saya dengan adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) seperti program praktik magang ini, memberikan kebebasan bagi Mahasiswa untuk mengeksplor bakat yang dipunya, dan juga bukan hanya sekedar ilmu, yang berupa materi saja yang didapatkan tetapi pengalaman kerja secara nyata dan langsung dapat didapatkan dengan praktik magang ini,apa lagi masa praktik magang kali ini lumayan lebih lama dari praktik kerja industri (KKLP),” ujar Dian, saat sedang melaporkan diri di kantor TeropongNews.com di Sorong Papua Barat, Selasa (01/12/2020).

Dijelaskannya, pada masa pandemi Covid-19 saat ini, banyak perusahaan mengambil kebijakan kerja dari rumah atau work from home yang membuat kebijakan tersebut juga berdampak pada pengalaman yang diperoleh para mahasiswa magang.

Ada banyak tantangan dan penyesuaian yang harus dilakukan oleh mahasiswa magang, seperti menyesuaikan ritme kerja dengan karyawan lainnya.Namun semua itu dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi komunikasi agar tetap terhubung.

Seperti yang dikatakan Dian, dia melakukan beberapa kegiatan agar tetap produktif saat magang online seperti membuat to do list atau jadwal kerja dan berupaya beraktivitas seperti magang offline.

”Karna media tempat magang saya merupakan media jurnalistik online,yang memang pada dasarnya menggunakan teknologi kumunikasi sebagai medianya hampir dalam semua aspek pengolahan berita contohnya pengiriman berita,yang dapat kita kirim hanya melalui via whatshapp dan proses pencarian berita seperti mewawancari narasumber dapat dilakukan lewat telpon,jadi semua dapat taratasi,” terang Dian kepada Polres dan Redaktur Teropong news.com

Berita lain untuk anda