Pemerintah Kota Makassar saat menggelar rapat koordinasi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, yang berlangsung di Baruga Anging Mammiri, Senin (14/12/2020). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Meskipun Provinsi Sulawesi Selatan telah dinyatakan masuk zona orange, namun grafik Covid-19 kembali merangkak naik.

Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menjelaskan, peningkatan penyebaran Virus Corona akhir- akhir ini diakibatkan lengahnya pengawasan, dan menurunnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Kembali lagi Covid-19 naik di Makassar. Ini menjadi peringatan untuk kita semua, agar lebih disiplin lagi menjalankan protokol kesehatan. Hindari dulu kerumunan dan kurangi bepergian jika tidak terlalu penting,” kata Rudy kepada wartawan, di Makassar, Rabu (16/12/2020).

Rudy menuturkan, pelaksanaan pesta demokrasi Pilwalkot kemarin serta libur panjang juga memicu terjadinya pergerakan grafik Covid-19 ini.

“Grafik kenaikan Covid-19 juga dipicu karena tingginya mobilitas warga. Adanya libur panjang yang dimanfaatkan untuk bepergian, serta Pilkada yang masih adanya kerumunan baik secara terbuka maupun tertutup,” ulasnya.

Olehnya itu, Rudy menegaskan agar semua pihak utamanya pelaku bisnis seperti PHRI dapat makin memperketat aturan kesehatan, dan memastikan acara yang berlangsung bisa sesuai dengan standar aturan protokol kesehatan.

“Pelaku bisnis seperti PHRI mohon kerjasamanya dan komitmennya untuk kita bersama-sama menjaga Makassar. Perketat lagi setiap acara yang berlangsung. Kuncinya adalah jika ingin tetap beroperasi maka harus jalankan aturan,” tegas Pj Wali Kota Makassar.

Berita lain untuk anda