Dominggus Pasireron, Ketua Posko PMK2 di Tanah Merah, usai peresmian posko oleh Petrus Kasihiw, Kamis (3/12/2020). Posko ini oleh Dominggus, dibangun untuk pemenangan kandidat AYO, dan sekarang sudah beralih ke PMK2. (Foto: Tantowi/TM).

TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Debat terbuka kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni yang disiarkan secara langsung di televisi nasional pada Jumat (27/11/2020) lalu, memberikan dampak signifikan terhadap pasangan Petrus Kasihiw MT – Matret Kokop (Piet-Matret), kandidat nomor urut 2.

Di kawasan pesisir Bintuni, masyarakat yang sebelumnya mendukung kandidat Ali Ibrahim Bauw – Yohanis Manibuy (AYO), beramai-ramai mengalihkan dukungan ke PMK2 (Piet – Matret). Posko pemenangan yang sebelumnya dibangun untuk basis perjuangan AYO, akhirnya diresmikan Petrus Kasihiw sebagai basis pemenangan Piet – Matret.

Fakta ini terungkap setelah Ir Petrus Kasihiw MT melakukan safari politik selama dua hari di wilayah Babo Raya sejak Kamis (3/12/2020). Di Kampung Tanah Merah Distrik Sumuri, terdapat tiga posko AYO yang hengkang dan beralih menjadi basis pendukung PMK2. Petrus Kasihiw yang safari di tempat itu, di daulat untuk meresmikannya.

Tiga orang Ketua Posko dan para pengurusnya, mendatangi Piet di posko induk PMK2 di Tanah Merah. Mereka adalah Dominggus Pesireron, Petrus Simuna, Rahman Ginuni. Sebelumnya, Piet juga meresmikan Posko AYO yang beralih ke PMK2 di Kampung Saengga.

“Saya juga menerima laporan, di Distrik Babo ada enam lagi posko AYO yang sudah mengalihkan dukungan ke PMK2. Jadi sampai hari ini, sudah 10 posko AYO dan para pendukungnya yang pindah ke PMK2. Saat ini masih ada waktu, ayo yang belum ikut gerbong Piet-Matret, ayo bergabung,” kata Piet, di hadapan masyarakat pendukungnya di Kampung Sido Makmur RKI Distrik Aroba, Kamis (3/12/2020) malam.

Eksodus pendukung AYO yang beralih ke PMK2 ini, kata Piet, setelah mereka menyaksikan debat terbuka kandidat Bupati – Wakil Bupati Bintuni di Manokwari. Masyarakat melihat, visi misi yang di tawarkan AYO tidak berbeda dengan visi misi Piet-Matret.

“Apa yang diprogramkan Piet-Matret, itu juga yang ditawarkan AYO. Bedanya, kalau Piet -Matret saat ini sudah dan sedang menjalankan programnya, AYO baru merencanakan. Jadi masyarakat sudah cerdas melihat, memilih kandidat yang sudah terbukti membangun daripada calon yang baru berjanji,” tandas Piet.

Pengakuan senada juga disampaikan Dominggus Pasireron, Ketua Posko Kikovenue Tetavao di Tanah Merah. “Saya dan seluruh keluarga besar, putuskan untuk ikut Pak Piet yang sudah jelas hasil kerjanya. Saya lihat apa yang disampaikan AYO saat debat, tidak beda dengan PMK2,” kata Dominggus, usai peresmian posko. **

Berita lain untuk anda