Drs Bernard Sagrim (dua dari kiri) Wasekjen Bidang Pemenangan Pemilukada wilayah papua dan Papua Barat saat menyampaikan hasil real count yang dilakukan Tim Koalisi Pelangi, di kediaman Bupati Petrus Kasihiw, Rabu (9/12/2020) malam. (Foto:Tantowi/TN)

TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Tim koalisi pelangi yang merupakan gabungan partai pengusung kandidat Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT – Matret Kokop, secara resmi mengumumkan hasil penghitungan suara Pilkada Teluk Bintuni yang mereka lakukan.  

Dalam konferensi pers di rumah pribadi Bupati Perus Kawihiw di Bumi Saniari Distrik Manimeri, Rabu (9/12/2020) malam, Wakil Sekjen Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar wilayah Papua dan Papua Barat, Drs Bernard Sagrim menjelaskan, dari penghitungan suara berdasarkan C 1 Plano TPS, kandidat Piet – Matret unggul 58,9 %.

“Ini adalah hasil real count yang kita lakukan, berdasarkan update data dari C 1 Plano di setiap TPS. Perolehan suara kandidat Piet-Matret mencapai 21.345 suara atau 88,9 % dari total suara yang ada. Suara sah sebanyak 36.216 dan suara tidak sah 9.591,” kata Bernard Sagrim.

Suara pemilih itu dipetik dari 195 TPS yang tersebar di seluruh Teluk Bintuni, dan diverifikasi oleh ahli statistic. Kemungkinan berubah, hanya naik atau turun sekitar 1 persen.  

“Untuk itu, berdasarkan hasil ini kami secara resmi mengumumkan ke publik, bahwa pasangan PMK2 sudah menjadi pemenang dalam Pilkada Teluk Bintuni,” tandas Sagrim, didampingi sejumlah perwakilan partai koalisi pelangi, dan juga kandidat Bupati Teluk Bintuni Periode 2021-2024, Petrus Kasihiw.

Ir Petrus Kasihiw MT dan istri, Prisca Prisilla Kasihiw saat menggunakan hak pilihnya di TPS 02 Kampung Bumi ASaniari Distri Manimeri, Rabu (9/12/2020). (Foto:Tantowi/TN)

Kendati demikian, Sagrim yang juga menjabat Bupati Kabupaten Maybrat ini menyerukan kepada para tim pemenangan PMK2, pendukung dan para relawan, untuk tetap siaga menjaga kotak suara sampai dengann penetapan secara resmi hasil pilkada oleh KPUD Teluk Bintuni.  

“Tadi pagi kita semua jaga TPS, sekarang kita ganti jaga kotak suara, kawal di kecamatan-kecamatan dan terutama jaga C1,” ujar Sagrim. Dia juga minta pendukungnya tetap menjaga marwah, terutama atas kedamaian dan waspadai provokasi.

Hasil real count tim koalisi pelangi ini, kata Sagrim, sebenarnyas sudah didapat sejak sore dan siap diumumkan ke publik. Tapi karena pertimbangan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban wilayah, Sagrim memutuskan untuk merilis hasil itu menjelang tengah malam.

“Stabilitas kamtibmas menjadi pertimbangan dan juga dampak nya kepada kandidat kita PMK2, sehingga bersama koalisi dari teman-teman partai pastikan situasi sudah kondusif baru kita umumkan,” terang Sagrim. **

Berita lain untuk anda