Kegiatan pembelajaran tatap muka, yang berlangsung di salah satu SMK di Kaltara sebelum pandemi Covid-19. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tidak tergesa-gesa dalam memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka pada awal Januari 2021 mendatang. Pasalnya, seiring dengan penambahan kasus yang terus meningkat pada Desember 2020 ini.

Sesuai data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, sampai dengan Senin (28/12/2030), total kasus pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kaltara sebanyak 3.644 kasus, dengan rincian 1.364 positif masih dirawat, 2.225 sembuh dan 55 meninggal dunia.

“Rencana KBM tatap muka awal Januari 2021 memang akan dilakukan pada sekolah yang berada di zona hijau, yang aman Covid-19. Hanya saja, masih akan dilakukan kajian. Jika kasusnya semakin naik dan meluas, maka KBM tatap muka akan ditunda, sampai situasinya memungkinkan,“ ungkap Sekretaris Disdikbud Provinsi Kaltara, Teguh Sutanto, lewat siaran persnya yang diterima Teropongnews.com, Rabu (30/12/2020).

Terpisah, Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy mengatakan, sesuai data Satgas Penanganan Covid-19 melalui laman https://covid19.go.id, per 27 Desember peta zonasi resiko di wilayah kabupaten dan kota se-Kaltara berada pada zona 2 (orange) resiko sedang.

“Jika melihat masih adanya penambahan kasus di sejumlah wilayah, bukan tidak mungkin akan berupa menjadi zona merah,” tandas dia.

Berita lain untuk anda