Letjen TNI (Purn) Joppye Onesimus Wayangkau (Kanan) dan Roberth Kardinal (Kiri)

TEROPONGNEWS.COM,SORONG– Pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Edhy Prabowo di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (25/11/2020) lalu mengakibatkan jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia terjadi kekosongan.

Meski Presiden Joko Widodo menunjuk Menko Kemaritiman dan investasi RI Luhut Binsar Panjaitan sebagai pelaksana tugas Mentri KKP namun hanya sementara.

Sejumlah nama yang diusulkan ke istana untuk mendapat pertimbangan dan penujukan dari Presiden Joko Widodo sebagai Menteri KKP, dua diantaranya putra terbaik Tanah Papua yaitu, Roberth Kardinal dan Joppye Onesimus Wayangkau.

Ketua tim kampanye daerah (TKD) Provinsi Papua Barat Ernes Yauwalata kepada media ini melaui telpon celulernya, Senin (1/12/2020) mengatakan, Roberth Kardinal dan Joppye Onesimus Wayangkau sangat layak untuk menduduki jabatan menteri yang ditinggalkan Edhy Prabowo itu.

Menurut Ernes bahwa, Roberth Kardinal merupakan putra papua yang selama ini mewakili rakyat papua di senayan, memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama wilayah pesisir dan perikanan.

Sedangkan Letjen TNI (Purn) Joppye Onesimus Wayangkau berprestasi dalam menjabat sebagai Pangdam XVIII/ Kasuari kemudian jabatan terakhirnya Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat.

Jenderal bintang tiga asal Serui, Papua ini salama bertugas di korps TNI dinilai tidak cacat atau bermasalah bahkan mampu bersinergi dengan Polri menciptakan tanah Papua khususnya Papua Barat yang aman dan kondusif.

“Selama ini belum ada menteri dari putra Papua Barat sehingga Kita dorong dua kandidat yaitu Pak Roberth Kardinal dan Pak Joppye Onesimus Wayangkau supaya Bapak Presiden dapat menunjuk salah satu jadi Menteri Kelautan dan Perikanan RI” ucap Ernes Yauwalata.

Ernes mengatakan, dari sisi figur keduanya dianggap mampu dalam menjalankan tugas karena sudah terbukti berbakti kepada bangsa dan Negara, jika Presiden mengingkan dari politisi maka Roberth Kardinal bisa ditunjuk.

Tetapi dari kalangan profesional maka mantan Pangdam XVIII/ Kasuari sangat punya kans mendapat kepercayaan dari Presiden dalam jabatan tersebut, punya pengalaman juga di bidang perikanan sebagai anak pantai.

“Saya pikir Pak Fredy Numberi pada era pemerintahan Presiden SBY ditunjuk sebagai Menteri KKP dapat menjalankan tugas Negara itu sampai selesai tanpa masalah, nah saya pikir itu karakter anak papua yang ada juga di Pak Wayangkau yang juga sama-sama dari TNI” pungkasnya.

Ernes minta Presiden Jokowi dapat mempertimbangkan prestasi putra papua untuk ditunjuk masuk dalam kabinet indonesia maju.

Berita lain untuk anda