Penyampian rilis akhir tahun 2020 di Polres Merauke, Papua. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Dalam rilis akhir tahun 2020, Kapolres Merauke AKBP Untung Sangadji menyebut terjadi penurunan angka kriminal dan lakalantas di Merauke.

Jika dibandingkan, tahun 2019 angka kriminal tercatat 528 kasus dan di tahun 2020 tercatat 525 kasus atau turun 3 kasus (0,57 persen). Sedangkan kasus lakalantas, di tahun 2019 sebanyak 325 kasus dan tahun 2020 sebanyak 258 kasus atau turun 20,62 persen.

“Dari 525 kasus kriminalitas tahun 2020, yang berhasil diselesaikan sejumlah 267 kasus atau sebesar 50,86 persen,” ucap Kapolres Merauke kepada wartawan, Kamis (31/12/2020) di Lobby Polres Merauke.

Lanjut dikatakan, terhimpun data kecelakaan lalu lintas korban meninggal dunia ada 21 orang, korban luka berat 106 orang, korban luka ringan 245 orang. Sementara kasus Narkoba yang berhasil diungkap sebanyak 12 kasus.

“Saya apresiasi Satuan Narkoba dan jajarannya selama 2020 berhasil mengungkap 12 kasus yang terdiri dari 6 laporan kasus Narkoba jenis Ganja, 3 laporan kasus Narkoba jenis Shabu-Shabu dan 3 laporan kasus Miras jenis Sopi. Dari 12, yang sudah P-21 sebanyak 7 kasus,” ungkap Untung Sangadji.

AKBP Untung juga membacakan hasil operasi Miras illegal selama 2020, yakni Sagero 525 liter, 125 botol vit Miras jenis Sopi, 143 liter Miras jenis Sopi, 24 jerigen kosong, 4 buah kompor, 8 buah dandang, 5 buah tong, 2 buah selang aluminium, 8 buah parang, 3 buah pisau, 35 buah vodka, dan 18 botol bir hitam.

“Saya berharap di tahun 2021 kita akan bersinergi dengan TNI, instansi terkait lainnya dan warga Merauke dapat membantu tugas Polri untuk menjaga kamtibmas hingga aman dan kondusif,” pungkasnya.

Berita lain untuk anda