Petrus Kasihiw memberikan kata sambutan saat peresmian Gereja Katolik Santa Priskila di Kampung Botai Distrik Manimeri, Sabtu (28/11/2020). (Foto: Tantowi/TN).

TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Satu lagi bukti pembangunan yang dilakukan duet pemimpin Kabupaten Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw – Matret Kokop telah tuntas dikerjakan dan diresmikan, Sabtu (28/11/2020).

Bersama dengan PJs Bupati Teluk Bintuni, Agustinus M Rumbino dan Petrus Kasihiw, Mgr Ir. Hilarion Darus Lega, Uskup Keuskupan Manokwari Sorong meresmikan Gereja Katolik Santa Prisila, Goa Maria dan Pastoran di Dusun Arisi Kampung Botai, Distrik Manimeri, Teluk Bintuni.

Bangunan tempat ibadah yang ada di tepi ruas jalan utama akses keluar masuk ke Kabupaten Bintuni ini, mulai dikerjakan sejak tahun 2019. Sumber anggarannya, menurut Titus Febby, ketua panitia pembangunan, selain bantuan dari Pemda Bintuni, juga didapat dari bantuan keluarga Petrus Kasihiw.

“Yang dari Pemda sebesar Rp 180 juta. Kalau yang dari keluarga Pak Piet, saya belum menghitung jumlahnya, karena disampaikan dalam beberapa kali kesempatan,” ujar Titus.

Petrus Kasihiw, Bupati Teluk Bintuni yang sedang menjalani masa cuti ini mengatakan, dengan dibangunnya gereja katolik di Botai ini, semakin mempercantik teras depan Kabupaten Teluk Bintuni.

“Karena Botai ini posisinya paling depan, di pintu masuk Teluk Bintuni. Sekarang sudah ada gereja yang bagus, lampu sudah terang, rumah-rumah penduduk juga sudah bagus,” kata Piet.

Agustinus Rumbino, PJs Bupati Teluk Bintuni menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia pembangunan gereja, seluruh jemaat dan warga masyarakat di Botai yang telah bersama-sama mewujudkan pembangunan di Teluk Bintuni.

“Saya atas nama pemerintah daerah, menyampaikan terima kasih kepada panitia pembangunan gereja ini, untuk segala doa, tenaga dan dana yang diusahakan sehingga hari ini gereja diresmikan. Harapan saya dengan adanya gereja ini dapat berperan membangun iman umat, untuk menuju generasi hebat di masa depan,” kata Rumbino. **

Berita lain untuk anda