Ketua Pengadilan Tinggi Papua Heru Pramono,S.H.,M.Hum melantik 11 anggota DPR Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan sisa masa jabatan tahun 2019-2024 dalam rapat paripurna istimewa DPR Papua Barat di Swissbell-hotel Manokwari, Rabu (4/11/2020). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI – Sebanyak 11 anggota DPR Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan sisa masa jabatan tahun 2019-2024 sah dilantik dalam rapat paripurna istimewa di swissbell-hotel Manokwari, Rabu (4/11/2020).

Rapat paripurna istimewa DPR Papua Barat dengan agenda pengucapan sumpah/janji dan pelantikan anggota DPR-PB melalui mekanisme pengangkatan ini dipimpin Ketua dewan Orgenes Wonggor,S.IP didamping wakil ketua Ranley H.L. Mansawan,S.E, H.Saleh Siknun, S.E dan Jongky Fonataba,S.E.,M.M.

Pelantikan 11 anggota DPR Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Papua Heru Pramono,S.H.,M.Hum dihadiri Gubernur Drs Dominggus Mandacan bersama forum komunikasi pimpinan daerah Papua Barat.

Mereka yang dilantik berdasarkan SK Mentri Dalam Negeri nomor : 161.92-3763 tahun 2020 tanggal 19 Oktober 2020 ditandatangani Mendagri, Dr M. Tito Karnavian yaitu Agustinus Robianus Kambuaya, Barnike Susana Kalami, Barnabas Sedik, Cartensz Inigo Ortez Malibela, George Karel Dedaida, Yan Anton Yoteni, Dominggus Adrian Urbon, Mudasir Bogra, Maurids Saiba, Sergius Rumsayor dan Yurthinus Mandacan.

Dalam proses pelantikan tersebut 11 anggota DPR Papua Barat juga menandatangani pakta itengritasi yang pada intinya bersedia berperan aktif dalam menjaga keutuhan dan kdaulatan NKRI.
Kemudian siap memperjuangkan aspirasi masyarakat (orang) asli papua melalui APBD dan program pembangunan daerah untuk kesejahteraan rakyat.

Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor dalam pidatonya mengatakan bahwa 11 anggota dewan ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan otonomi khusus dalam upaya pemberdayaan dan juga keberpihakan terhadap orang asli papua di lembaga yang terhormat itu.

“setelah dilantiknya 11 anggota Dewan melalui jalur pengangkatan ditambahan 45 wakil rakyat dari proses pemilihan legislatif maka DPR Papua Barat beranggotakan 56 anggota” tutur Orgenes Wonggor.

Sementara Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandaca menuturkan, DPR-PB merupakan mitra sejajar kepala daerah dalam penyelenggara pemerintah daerah yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam mewujudkan efisiensi, efektifitas, produktifitas dan akuntabilitas.

“Pelantikan hari ini merupakan awal bagi saudara-saudara melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat, saya berharap agar saudara-saudara dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat yang bermartabat” ucap Dominggus Mandacan.

Berita lain untuk anda