Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menemui Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Untuk Badan Usaha Badan Aksesibikilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Dhia Anugerah Febriansyah. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya untuk meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana telekomunikasi yang merata di kota setempat.

Untuk itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menemui Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Untuk Badan Usaha Badan Aksesibikilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Dhia Anugerah Febriansyah.

Kepala Seksi Pengembangan dan Pengelolaan Data dan Aplikasi DiskominfoSandi, Arthur Solsolay mengatakan, audience yang dilakukan Pemkot Ambon bersama BAKTI adalah untuk meminta dukungan, serta perhatian penuh terkait penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang ada di beberapa wilayah di Kota Ambon.

“Disadari, hingga kini masih ada beberapa wilayah di Kota Ambon yang belum bisa mengakses jaringan telekomunikasi dengan baik. Karena itu, kami mencoba menjalin kerjasama dengan BAKTI dalam upaya penyediaan infrastuktur telekomunikasi di Kota Ambon,” kata Artur lewat rilisnya yang diterima Teropongnews.com, di Ambon, Sabtu (21/11/2020).

BAKTI, lanjut dia, adalah lembaga dibawah naungan Kementerian Kominfo dengan tujuan, untuk meningkatkan infrastruktur di daerah-daerah kecil yang belum memiliki infrastruktur telekomunikasi.

“Daerah-daerah yang kami sasarkan dalam pertemuan ini adalah Desa Naku, Hukurila, Ema, Kilang dan Hatalai pada Kecamatan Letimur Selatan serta Dusun Seri pada Kecamatan Nusaniwe,” jelasnya.

Menurut Artur, setelah paparan yang dilakukan Wali Kota Ambon, pihak BAKTI lewat Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Untuk Badan Usaha merespons dengan baik dan akan berupaya, untuk mengakomodir dalam perencanaan berikutnya.

“Pihak BAKTI juga menawarkan solusi dengan memfasilitasi lewat sumber daya manusia untuk memberikan pelatihan bagi perangkat di daerah tersebut terkait program internet masuk rumah,” ujar Arthur.

Internet masuk rumah yang dimaksud adalah penyediaan jaringan internet lewat sistem microwave network, yang kemudian diteruskan ke rumah-rumah melalui BumDes.

“Hal ini mendapat respon yang baik dari Wali Kota. Wali Kota berjanji, akan segera melakukan pertemuan dengan desa-desa tersebut guna menindaklanjuti masukan dari pihak BAKTI,” tandas dia.

Setelah melakukan pertemuan bersama Direktur BAKTI, Wali Kota Ambon juga melakukan pertemuan secara marathon bersama Komisaris PT.Telkom Indonesia, Rizal Mallarangeng dan selanjutnya GM. Local Government (Divisi Government) PT.Telkom Indonesia, Yanto Setiawan, terkait penyediaan akses jaringan Fiber Optic di Kecamatan Leitimur Selatan dan Dusun Seri Kecamatan Nusaniwe.

Berita lain untuk anda