Komisioner KPU, Bawaslu dan perwakilan Anggota Polisi melakukan pantauan langsung pencetakan surat suara Pemilukada 2020 di Surabaya. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Ketua KPUD Merauke, Theresia Mahuze bersama Anggota Komisioner KPU, perwakilan Bawaslu dan Anggota Polres Merauke melakukan pengawasan langsung pencetakan surat suara Pemilukada tahun 2020 di Suarabaya.

Pencetakan dilakukan oleh PT Puri Panca Puji Bangun selaku pemenang tender. Surat suara yang dicetak sesuai dengan DPT (Daftar Pemilih Tetap) plus 2,5 persen untuk estimasi kerusakan plus antisipasi PSU (Pemungutan Suara Ulang) sebanyak 2000 surat suara.

“Jadi DPT + 2,5 % =141.806 +2000 = 143.806 surat suara. Kalau terjadi PSU, 2000 surat suara akan dibuka segelnya, bila tidak, kami tidak membuka segel,” terang Theresia Mahuze, Rabu (11/11/2020) via sambungan telepon.

Selain surat suara, ada juga logistik lainnya yang pengadaannya dilakukan di tempat berbeda. Untuk formulir C dan segel dicetak di Jakarta. Bilik dan kotak suara pengadaan di Tanggerang dan alat kelengkapan TPS bagi tunanetra disiapkan di Jember.

Tidak butuh waktu lama untuk pencetakan, bahkan hanya berlangsung sehari saja dan malamnya langsung dipacking. Selanjutnya, logistik dikirim ke Merauke melalui jadwal kapal.

“Kami minta kalau bisa dikirim hari ini karena ada jadwal kapal. Kalau hari ini pengiriman, tiba di Merauke sekitar tanggal 19. Sehingga kami punya waktu untuk mensortir dan melipat,” pungkas Theresia.

KPU punya target di awal bulan depan, logistik pemilu mulai didistribusikan ke Distrik dan kampung terjauh.

Berita lain untuk anda