Eliza Yarusabra, S.Sos., MPA. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura

TEROPONGNEWS.COM, -SENTANI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura Eliza Yarusabra, S.Sos .MPA menegaskan dengan pengucuran dana kampung ke kampung maka di harapkan kampung dapat menyelesaikan persoalan sendiri dalam membangun kampung.


Pernyataan tersebut di sampaikan Kepala DPMK Kabupaten Jayapura Eliza Yarusabra, S.Sos MPA ketika di temui di ruang kerjanya Jumat,12 November 2020 di ruang kerjanya, hal ini berkaitan dengan perencanaan pembangunan di kampung yang harus di lakukan untuk tahun 2021 , sehingga perencanaan atau jadwal musrembang kampung dan kampung adat telah di atur oleh BPMPK tahun 2020 petunjuk pelaksanaannya “ waktu pelaksanaannya itu akan dimulai minggu ke-tiga dan ke-empat yaitu rembuk warga tingkat RT dusun ,suku mereka duduk membicarakan program 2021 “ Katanya.


Sementara pelaksanaan Musrembang sendiri Kata Eliza Yarusabra akan dilakukan pada minggu pertama dan kedua di bulan Desember , sedangkan masuk awal januari 2021 minggu pertama dan kedua adalah penetapan APDK kampung sehingga kampung dalam persiapan musrembang.


Sementara untuk progres tahun 2020 pihak BPMKP telah menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk tahap pertama dan kedua yang masuk rekening dana Kampung sebesar Rp. 37 miliar “ kampung menyelesaikan masalahnya sendiri , kampung menjawab kebutuhan persoalan pasca Covid dengan mengalokasikan bantuan langsung Tunai (BLT) “ ujarnya .


Sementara peraturan Menteri keuangan terbaru nomor 165 , mengharuskan kampung /desa mengalokasikan anggaran untuk bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ketiga terhitung sejak bulan Oktober, November dan Desember “ berarti dana kampung 60 persen sudah terekrut untuk bantuan langsung tunai di 139 kampung tidak termasuk kelurahan , sedangkan sisa belanja dialokasikan untuk belanja padat karya lainya “ tuturnya .


Sedangkan pasa Covid-19 ada beberapa persen dana desa yang dialokasikan untuk penanganan dan belanja Covid , sementara dari ADK yaitu belanja ketahanan pangan tetapi dana – dana kampung ini hampir sebagian besar dialokasikan untuk belanja penanganan Covid sehingga kampung sudah terlibat penuh untuk penanganan covid-19 “ Penanganan covid bukan hanya oleh pemerintah Kabupaten atau Provinsi tetapi lewat dana kampung juga menyelesaikan masalah sendiri , makanya kabupaten Jayapura tenang aman di kampung-kampung walaupun wabah Corona menimpa indonesia terlebih Papua, lewat dana kampung kampung selesaikan masalahnya sendiri “ ungkapnya.

Sehingga dana kampung tahun 2020 sampai saat ini Kata Yarusabra sudah terealisasi , sudah tahap 1 dan tahap 2 ADK kita sudah mulai penyaluran tahap 2 total anggaranya akan di laporkan di bulan desember “ dana desa kita ini dibagi dalam tiga tahap, tahap 1,2,3 ada BLT-nya yang sekarang ini untuk tahap tiga bulan pertama 600 ribu , tahap kedua 300 ribu begitupun dengan tahap tiga 300 ribu “ Pungkasnya . (nesta ).

Berita lain untuk anda